Kabar Tokoh

Alasan Pasha Ungu Mengaku Siap Mundur dari Jabatan Wakil Wali Kota Palu

Wakil Wali Kota Palu, Sigit Purnomo Syamsuddin Said (Pasha Ungu) menyatakan siap mengundurkan diri dari jabatannya.

Alasan Pasha Ungu Mengaku Siap Mundur dari Jabatan Wakil Wali Kota Palu
Instagram/@pashaungu_vm
Wakil Wali Kota Palu sekaligus penyanyi vokalis band Ungu, Sigit Purnomo Said alias Pasha dalam unggahan Instagramnya, Rabu (5/9/2018). 

TRBUNWOW.COM - Wakil Wali Kota Palu, Sigit Purnomo Syamsuddin Said (Pasha Ungu) menyatakan siap mengundurkan diri dari jabatannya.

Menurut dia, hal itu dilakukannya bila tidak mampu menyelesaikan persoalan yang mendera Kota Palu pascagempa dan tsunami disertai likuifaksi, 28 September 2018.

"Saya secara pribadi sebagai wakil wali kota kalau memang dianggap tidak maksimal menjalankan pemerintahan, saya tidak ada masalah, saya siap diturunkan atau mengundurkan diri," ujar Pasha Ungu sembari meneteskan air mata di kantor DPRD Palu, Sulawesi tengah, Rabu (17/10/2018) seperti dikutip dari Antara.

Pernyataan tersebut dikeluarkan Pasha Ungu ini di sela skors Rapat Dengar Pendapat (RDP) di kantor dewan setempat karena tidak dihadiri Wali Kota Palu, Hidayat.

Air Mata Menetes, Pasha Siap Tanggalkan Jabatan Wakil Wali Kota Palu Usai Bencana Gempa & Tsunami

Menurut dia, kalau setelah peristiwa ini pascagempa masyarakat memintanya mundur, dirinya siap, meski demikian dia belum menyampaikan secara formal kepada Wali Kota Palu, Hidayat bagaimana tanggapanya nanti.

Pasha Ungu mengaku tidak ambil pusing terhadap kelompok masyarakat tertentu yang sengaja memperkeruh suasana agar warga tidak mempercayai kinerjanya selama ini, sebab apa yang sudah dikerjakan dalam menangani bencana sudah dilakukan semaksimal mungkin.

"Kami tidak peduli dihujat, kami tidak mau pusing dihina sampai dikatakan tidak mampu, saya secara pribadi tanpa membawa unsur-unsur pemerintah berusaha bekerja. Kalau setelah ini, saya (mundur), mungkin pak wali seperti apa nanti, bagaimana tanggap beliau, saya belum tahu," katanya.

Vokalis band Ungu ini mengatakan diawal pascagempa bantuan logistik yang datang sangat terbatas, lalu bagaimana perasaan bila ada warga tidak mendapatkan bantuan itu sementara mereka korban membutuhkan bantuan.

Bantah Pengusiran Relawan Asing di Palu, BNPB: Mereka Diminta Memenuhi Prosedur yang Ada

"Apalah artinya saat datang diawal-awal hanya satu truk, kira-kira bagaimana rasanya kalau Anda berada disitu. Boleh dikata aparatur pemerintah sudah bekerja untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, kira-kira seperti apa yang kami harus lakukan," bebernya sedih dan terharu.

Pasha tidak mempersoalkan jabatan itu, tapi bagaimana memberikan masyarakat itu bantuan agar bisa bangkit dari kondisi yang terjadi saat ini di Kota Palu, kendati aktifitas mulai berjalan namun belum normal sepenuhnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Wulan Kurnia Putri
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved