Asian Para Games 2018
Leani Ratri Oktila, Pemegang Ranking Satu Dunia Para-Badminton Berharap Raih 3 Emas
Cabang olahraga (cabor) bulu tangkis putri akan menurunkan Leani Ratri Oktila di Asian Para Games 2018.
Penulis: Claudia Noventa
Editor: Astini Mega Sari
TRIBUNWOW.COM - Cabang olahraga (cabor) bulu tangkis putri akan menurunkan Leani Ratri Oktila di Asian Para Games 2018.
Ratri akan turun untuk nomor tunggal putri, ganda putri, serta ganda campuran.
Mendekati pertandingan, pemegang peringkat satu dunia untuk tunggal putri (SL4) itu mengaku sudah sangat siap.
"Persiapannya saya sudah sangat-sangat siap. Sudah sekitar 97 persen, tergantung nanti di lapangannya," ucapnya pada TribunWow.com ketika ditemui saat pemusatan latihan di GOR Sritex, Rabu (19/9/2018).
• Dulu Tak Suka Bulu Tangkis, Suryo Nugroho Kini Raih Ranking 2 Dunia Berkat Permainan Taufik Hidayat
Ratri mengungkapkan bahwa kesiapannya untuk Asian Games tahun ini sangat berbeda dari tahun 2014 lalu di Incheon, Korea Selatan.
Saat itu, dirinya memang baru pertama kali mengikuti pesta olahraga terbesar se-Asia tersebut.
• Ikut Serta ke-3 Kalinya di Asian Para Games 2018, Suryo Nugroho: Malaysia Masih yang Terberat
Atlet yang lahir pada 6 Mei 1991 itu memang baru bergabung dengan National Paralympic COmmittee (NPC) tahun 2012.
Awalnya, ia hanya turun di beberapa event nasional dan akhirnya meningkat ke kancah internasional pada tahun 2014.
"Di Incheon, Saya baru pertama kali turun di paralimpik. Di tahun 2014 itu, saya ikut Asian Para Games yang pertama," ungkapnya.
"Mungkin saya persiapannya waktu itu lebih santai, soalnya saya belum tahu banyak tentang paralimpik dan yang sekarang ini saya persiapannya lebih matang lagi, saya lebih banyak tambahan porsi latihan," jelas Ratri.
Tambahan latihan terus dilakukan Ratri untuk melatih kekuatan kakinya.
Ia menjelaskan, saat ini kekuatan kakinya sudah semakin meningkat pesat.
"Persiapan khusus di berat badan, ngelatih kelincahan saya, terus perbedaannya juga dikekuatan kaki. Dulu saya kaki susah jalan, Susah lari. Sekarang, saya sudah bisa lari. Makanya, saya sekarang nambah beban porsi latihan di treadmill, kalau pagi saya juga aerobik untuk nambah stamina," tambahnya.
Menurut Ratri, tahun ini yang akan menjadi lawan yang paling berat untuknya adalah perwakilan dari China, Cheng Hefang.
Apalagi, keduanya baru bertemu satu kali saat dirinya kalah di babak semifinal Para-Badminton BWF World Championships 2017, di Ulsan, Korea Selatan.
• Link Live Streaming Opening Ceremony Asian Para Games 2018, Deretan Artis Kondang Bakal Tampil
Saat itu, Ratri bertemu di nomor ganda putri berpasangan dengan Khalimatus Sadiyah Sukohandoko melawan Cheng Hefang dengan MA Huihui.
Meski begitu, dirinya tetap optimis dapat memenuhi target 3 medali emas untuk dirinya sendiri.
"Saya berharap nanti bisa memenuhi target. Bisa tiga emas, jadi nanti pas di Olimpiade itu saya bisa lebih pede lagi," tegasnya.
Para-badminton atau bulu tangkis untuk atlet paralimpik memang akan dipertandingkan pertama kalinya di Paralympic Tokyo 2020 mendatang.
Sehingga, Ratri ingin meneruskan kesuksesan demi menjaga prestasi yang sudah diraihnya sejauh ini.
Apalagi, kumpulan prestasi tersebut tak diraihnya dengan mudah.
"Puji Tuhan, saya di rangking sudah bagus. Di single saya peringkat satu dunia. Di mix double peringkat satu, di double peringkat dua," ujarnya.
"Saya ranking (satu) dari tahun 2015. Tahun 2014 saat juara Incheon itu masih jauh peringkatnya. Mulai dari 2015, 2016, 2017 ke ranking satu sampai sekarang," jelasnya.
"Kata orang mempertahankan lebih sulit daripada meraih, makanya saya juga kalau sekarang lebih ke kesadaran diri sendiri." ucap Ratri.
"Gimana memacu, mempertahankan, apalagi juga fisik saya lebih bagus, jauh lebih kuat fisik kaki dibanding yang dulu, dulu itu saya untuk jalan berapa ratus meter itu harus berhenti dan sekarang saya treadmill, saya lihat kilometer bisa sampai 3 kilo karena berlatih lagi," tambahnya.
• Daftar Lengkap Nama Atlet serta Pelatih Tim Bulu Tangkis yang akan Bertanding di Asian Para Games
Tak lupa, Ratri juga mengajak para alet lain untuk bersama mengharumkan nama bangsa Indonesia.
"Saya pengen untuk atlet-atlet yang lain, yang difabel, semangat. Jangan lupa berdoa, usaha, latihan lebih giat," tutupnya.
Sementara itu, Asian Para Games 2018 akan dimulai pada 6-13 Oktober 2018.
Tahun ini, tim bulu tangkis akan menurunkan 22 perwakilan dan berharap bisa mendapatkan target 4 medali emas.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/leani-ratri-oktila-saat-mengikuti-pemusatan-latihan-asian-para-games-2018-di-gor-sritex_20181006_191249.jpg)