Breaking News:

Kabar Tokoh

Kegigihan Sutopo BNPB dalam Bekerja Bergema hingga ke Media Internasional

Kegigihan Sutopo BNPB, yang akhir-akhir ini jadi pemberitaan di media internasional Channel NewsAsia di www.channelnewsasia.com.

Penulis: Ifa Nabila
Editor: Wulan Kurnia Putri
Kolase TribunWow.com/TribunMedan/Twitter
Sutopo Purwo Nugroho. Kegigihan Sutopo BNPB, yang akhir-akhir ini jadi pemberitaan di media internasional Channel NewsAsia di www.channelnewsasia.com. 

TRIBUNWOW.COM - Kegigihan Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), yang akhir-akhir ini jadi pembicaraan hangat di Indonesia juga menjadi pemberitaan juga di media internasional.

Situs resmi stasiun televisi yang berbasis di Singapura, Channel NewsAsia pada www.channelnewsasia.com, turut memberitakan kegigihan Sutopo dalam menginformasikan bencana di tengah penyakit kanker yang dideritanya pada Kamis (4/10/2018).

Dengan judul "Dying of cancer, quake-hit Indonesia's disaster spokesman battles on" atau yang diterjemahkan menjadi "Mengidap kanker, juru bicara dalam bencana gempa Indonesia terus berjuang".

Bertemu dengan Sutopo Purwo Nugroho, Jokowi: Pak Topo Bukan Orang Biasa

Berita itu diawali dengan deskripsi singkat mengenai Sutopo dan sakit yang dideritanya.

"Juru bicara badan penanggulangan bencana di Indonesia sedang berjuang setiap hari untuk mengabarkan kepada dunia selama 24/7 tentang perkembangan terakhir dalam gempa dan tsunami yang mematikan, meskipun hidupnya dihantui oleh kematian akibat kanker stadium akhir yang dideritanya," tulis media yang berdiri sejak tahun 1999 ini.

Kegigihan Sutopo BNPB, yang akhir-akhir ini jadi pemberitaandi media internasional Channel NewsAsia di www.channelnewsasia.com.
Kegigihan Sutopo BNPB, yang akhir-akhir ini jadi pemberitaandi media internasional Channel NewsAsia di www.channelnewsasia.com. (Capture www.channelnewsasia.com)

Sutopo yang akrab disapa Pak Topo adalah wajah dari perjuangan pemerintah dalam komunikasi untuk menyampaikan berita krisis yang meluluhlantakkan sebagian dari Provinsi Sulawesi dan menewaskan lebih dari 1.400 orang.

Pria berusia 48 tahun ini menolak untuk beristirahat supaya digantikan orang lain dan dengan gigihnya menemui pers, menerima telepon dari wartawan, dan berkomunikasi di media sosial dengan cepat, bahkan di saat ia "merasa semakin lemah setiap hari" karena kanker paru-paru stadium IV yang dideritanya.

Bertemu dengan Sutopo Purwo Nugroho, Jokowi: Semangatnya Menginspirasi Kita

Ia pun dikabarkan juga telah berjanji kepada istrinya untuk mengurangi jadwal kerjanya.

Namun, Sutopo baru menampakkan sedikit tanda-tanda bahwa ia akan mengurangi pekerjaan yang membuat namanya menjadi garda depan informasi bencana di Indonesia.

Media lokal bahkan menginformasikan bahwa pada bulan Februari 2018, Sutopo masih menyempatkan diri untuk mengunggah informasi berupa bencana tanah longsor yang mematikan padahal ia tengah berbaring di tempat tidur rumah sakit.

Di bulan Agustus 2018, ia juga merilis laporan tentang bencana gempa mematikan di Lombok, beberapa menit setelah menyelesaikan sesi kemoterapi.

Wujudkan Impian Bertemu dengan Jokowi, Sutopo BNPB: Kado Terindah Saya

Pria yang memiliki gelar doktor pada Program Studi Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan ini telah bekerja di BNPB sejak delapan tahun lalu.

Pekerjaannya ini merupakan gabungan dari latar belakang pendidikannya dan kecintannya dalam menulis, tuturnya kepada The Jakarta Post awal tahun ini.

"Dokter mengatakan pada saya bahwa dengan kemoterapi dan radiasi, saya mungkin hanya memiliki satu hingga tiga tahun lagi (harapan hidup)," ungkapnya.

"Penyakit atau kematian ada di tangan Tuhan, namun selama saya masih hidup, saya masih ingin melakukan yang terbaik untuk melayani orang lain," tambahnya. (TribunWow.com/Ifa Nabila)

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Sutopo Purwo NugrohoBadan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)BNPB
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved