Kabar Tokoh
Prabowo Akui Dirinya Tergesa-gesa Sikapi Pengakuan Ratna Sarumpaet, Politisi PDIP Beri Tanggapan
Politisi PDI Perjuangan, Masinton Pasaribu menanggapi pernyataan Prabowo Subianto soal kebohongan aktivis Ratna Sarumpaet.
Penulis: Vintoko
Editor: Wulan Kurnia Putri
TRIBUNWOW.COM - Politisi PDI Perjuangan, Masinton Pasaribu menanggapi pernyataan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto soal kebohongan aktivis Ratna Sarumpaet.
Dilansir TribunWow.com, hal itu ia sampaikan melalui akun Twitter-nya, @Masinton, Kamis (4/10/2018).
Awalnya, Masinton mentautkan pemberitaan terkait pernyataan Prabowo Subianto yang mengaku tergesa-gesa dalam menyikapi kebohongan Ratna Sarumpaet.
• Prabowo Subianto Buka Suara Perihal Klarifikasi Ratna Sarumpaet
Menanggapi hal itu, Masinton mengatakan jika tipikal pemimpin itu tenang, teliti dan bisa mengeksekusi.
Menurutnya, jika grasah-grusuh (tergesa-gesa) itu bukan pemimpin dan hanya pembuat masalah.
"Tipikal Pemimpin itu tenang, teliti dan mengeksekusi.
Kalau grasa-grusuh berarti bukan pemimpin.
Hanya pembuat onar," tulis Masinton Pasaribu.
Cuitan Masinton Pasaribu (Twitter/@Masinton)
Diberitakan Kompas.com, Prabowo Subianto mengaku jika dirinya tergesa-gesa dalam menyikapi kebohongan Ratna Sarumpaet.
"Saya tidak merasa saya berbuat salah, bahwa saya akui, bahwa saya agak grasah-grusuh. Tapi itu ya sudah, namanya kita baru belajar, tim saya ini baru," ujar Prabowo saat menggelar konferensi pers di kediaman pribadinya, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu (3/10/2018) malam.
Prabowo meminta maaf lantaran merasa ikut menyuarakan sesuatu yang belum dipastikan kebenarannya.
"Saya bersyukur tidak terjadi, di depan rakyat Indonesia saya minta maaf. Tidak ada alasan, kita kalau salah kita akui salah," kata Prabowo.
• 17 Nama yang Dilaporkan Farhat Abbas terkait Kebohongan Ratna Sarumpaet hingga Reaksi Timses Prabowo
Sementara itu, Ratna Sarumpaet telah mengakui kebohongannya jika dirinya mengalami penganiayaan hingga mengalami luka lebam.
Ratna mengakui telah datang ke rumah sakit Bina Estetika pada Jumat, 21 September 2018.
Ibunda Atiqah Hasiholan ini mengaku ke rumah sakit untuk menemui dokter bedah plastik lalu menjalani prosedur sedot lemak di wajahnya.
Ia mengaku tak ada penganiayaan namun pergi ke dokter untuk melakukan sedot lemak di pipi kiri dan kanannya.
"Tanggal 21, saya mendatangi rumah sakit khusus menemui dokter Sidik, dokter bedah plastik. Kedatangan saya ke situ karena kami sepakat beliau akan menyedot lemak di pipi kiri dan kanan. Dokter Sidik adalah dokter ahli bedah plastik yang saya percaya," ujar Ratna dalam konferensi pers, Rabu (3/10/2018), seperti dikutip TribunWow.com dari live Facebook Grid.ID.
Ratna juga mengaku kaget setelah melihat bengkak di wajahnya usai operasi sedot lemak.
Dokter pun menjelaskan, jika lebam itu hal biasa muncul setelah melakukan prosedur tersebut.
Pengakuan Ratna tersebut otomatis menyanggah dugaan bahwa dirinya mengalami penganiayaan.
"Jadi apa yang saya katakan ini akan menyanggah bahwa ada penganiayaan," katanya.
Ratna juga menyebut bahwa dirinya telah melakukan tindakan bodoh dengan mengatakan kebohongan.
"Saya dijadwalkan pulang, lebam-lebam di muka saya masih, Ada kebodohan yang tak pernah saya bayangkan saya lakukan dalam hidup saya. Ada yang tanya kenapa muka saya lebam, lalu saya jawab (karena) pemukulan," lanjutnya.
Dalam kesempatan tersebut Ratna juga menyampaikan permintaan maafnya untuk Prabowo dan tim pemenangannya.
"Melalui forum ini juga saya dengan sangat memohon maaf kepada Pak Prabowo terutama, kepada Pak Prabowo Subianto yang kemarin dengan tulis membela saya, membela kebohongan yang saya buat," kata Ratna.
• Klarifikasi Lengkap Ratna Sarumpaet soal Kebohongannya, dari Alasan hingga Permohonan Maaf
"Saya berjanji saya akan memperbaiki semua ini, dan memulihkan perjuangan kami yang sekarang ini sedang terhenyak," lanjutnya.
"Saya mohon maaf kepada Bapak Amien Rais yang juga dengan sabar mendengar kebohongan saya kemarin dan ikut jumpa pers," tambah Ratna.
"Saya minta maaf kepada teman-teman seperjuangan di koalisi 02, sekarang ini saya melukai hati kalian, membuat kesal, saya ini membuat kalian marah, demi Allah saya tidak berniat seperti itu dan saya berharap Tuhan memberi kepada saya kekuatan kepada kita semua agar kejadian ini tidak mempengaruhi perjuangan kita," tutur wanita 70 tahun ini. (TribunWow.com/ Rekarinta Vintoko)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/masinton-pasaribu-dan-prabowo-subianto_20181004_152244.jpg)