Gempa Bumi
BNPB Laporkan Terdapat 215 Gempa Susulan pasca Gempa 7,4 SR Guncang Sulawesi Selatan
Hingga Minggu (30/9/2018) pukul 17.00 WIB, tercatat ada sebanyak 215 gempa susulan pasca gempa 7,4 SR yang mengguncang Sulawesi Tengah.
Penulis: Mutmainah Rahmastuti
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan jumlah total gempa susulan yang terjadi pasca gempa 7,4 SR yang mengguncang Donggala, Sulawesi Tengah, Jumat (28/9/2018).
Dilansir TribunWow.com dari akun Twitter resmi @BNPB_Indonesia, hingga Minggu (30/9/2018) pukul 17.00 WIB, tercatat ada sebanyak 215 gempa susulan yang terjadi.
Dalam postingannya, BNPB mengunggah diagram frekuensi gempa bumi susulan yang dirilis oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
• Ridwan Kamil Imbau Muslim se-Jawa Barat Lakukan Shalat Ghaib untuk Korban Gempa di Palu dan Donggala
"Update Susulan Gempabumi Donggala M 7,4 per 30 September 2018 pukul 17:00 WIB tercatat sebanyak : 215 event. #prayforpalu #PRAYFORDONGALA #SultengBangkit #SiapUntukSelamat #BudayaSadarBencana," tulis akun Twitter resmi BNPB.
Pada unggahan sebelumnya, BNPB merilis data korban meninggal akibat tertimpa reruntuhan bangunan akibat gempa dan tsunami.
• Ridwan Kamil Imbau Muslim se-Jawa Barat Lakukan Shalat Ghaib untuk Korban Gempa di Palu dan Donggala
Jumlah korban tewas akibat gempa bumi dan tsunami yang melanda Kota Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah hingga Minggu (30/9/2018) pukul 13.00 WIB mencapai 832 orang.
Korban meninggal di Kota Palu berjumlah 821, sedangakan Kabupaten Donggala berjumlah 11 orang.
Korban yang meninggal dunia juga telah dimakamkan setelah dilakukan identifikkasi melalui DVI, deteksi wajah, dan sidik jari dan data tersebut disimpan oleh Polda Palu.
Untuk korban luka berat, tercatat mencapai 540 orang dan kini tengah dirawat di rumah sakit.
Untuk total pengungsi berjumlah 16.732 jiwa yang tersebar di 24 titik pengungsian.
• Muncul Berita Penjarahan Toko di Palu, Mendagri Keluarkan Penjelasan
Diperkirakan jumlah korban akan terus bertambah karena masih banyak korban yang belum terindentifikasi.
Korban lain diduga masih tertimbun bangunan runtuh dan juga sebab lain karena belum terjangkau oleh Tim SAR.
"Ratusan wartawan nasional dan internasional meliput konferensi pers update 30 September 2018, pk.13.00 WIB oleh Kapusdatinmas BNPB @Sutopo_PN , berikut materinya dan updatenya 832 org MD," tulis akun @BNPB_Indonesia.
(TribunWow.com/Mutmainah Rahmastuti)