Pemilu 2019

Memasuki Masa Kampanye, Analis Rekomendasikan Beberapa Saham yang Layak Diperhatikan

Analis Binaartha Sekuritas, Muhammad Nafan Aji memberikan rekomendasi saham yang layak untuk diperhatikan.

Memasuki Masa Kampanye, Analis Rekomendasikan Beberapa Saham yang Layak Diperhatikan
Tribunnews.com
Indeks harga saham gabungan 

TRIBUNWOW.COM- Memasuki masa kampanye untuk Pilpres 2019 sedikit banyak akan memperngaruhi pergerakan indeks saham Indonesia.

Dilansir TribunWow.com dari Kontan.co.id, Senin (24/9/2018), Analis Binaartha Sekuritas, Muhammad Nafan Aji memberikan rekomendasi saham yang layak untuk diperhatikan.

Dengan adanya pesta demokrasi, menurut Nafan daya beli masyarakat akan meningkat.

Untuk itu, saham Gudang Garam (GGRM), Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP) dan Indofood Sukses Makmur (INDF) menarik untuk dicermati.

Seorang The Jakmania Tewas Dikeroyok, Istri Ridwan Kamil: Saya Tidak Bisa Tidur Nyenyak

Selain itu, saham dari sektor konstruksi seperti Wijaya Karya (WIKA), Waskita Karya (WSKT), Wijaya Karya Beton (WTON) dan Waskita Beton Precast (WSBP) juga bisa dicermati karena berkaitan dengan realisasi janji pemerintah dalam pembangunan infrastruktur.

Di sektor telekomunikasi, saham Telekomunikasi Indonesia (TLKM) dinilai cukup menarik karena pemilu legislatif dan eksekutif akan mendorong kenaikan tarif internet karena media sosial digunakan secara masif untuk kegiatan kampanye.

Untuk sektor perbankan, menurut Nafan, saham Bank Central Asia (BBCA), Bank Mandiri (BMRI), Bank Rakyat Indonesia (BBRI) dan Bank Tabungan Negara (BBTN) juga menarik untuk dicermati.

Pada sektor pertambangan dan agrikultur juga menarik untuk dilirik seiring dengan kenaikan harga komoditas dunia seperti harga minyak dan nikel.

Ungkap Bela Sungkawa, PSSI Minta Jakmania Percayakan Kasus pada Aparat Penegak Hukum

Saham yang menarik dari sektor pertambangan dan agrikultur menurut Nafan adalah Astra Agro Lestari (AALI), Eagle High Plantations (BWPT), Aneka Tambang (ANTM), Vale Indonesia (INCO), Adaro Energy (ADRO), Indo Tambangraya Megah(ITMG), dan Delta Dunia Makmur (DOID).

Nafan menyebut, selama pemerintah mampu menjaga stabilitas politik dan keamanan dalam negeri, maka kelancaran pembangunan nasional juga bisa terwujud.

"Sehingga hal ini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional," ujar Nafan.

Nafan memprediksi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu bertahan di level 6.117.

Jika berhasil capat menyentuh level tersebut, level IHSG selanjutnya menurut Nafan adalah 6.330.

Sementara Analis Panin Sekuritas, William Hartanto meramalkan pada pekan ini IHSG akan bergerak pada level 5.870 hingga 6.000, dikutip dari Kontan.co.id, Jumat (21/9/2018).

Sekjen PKB: Bobotoh sebagai Organisasi Harus Mendapat Sanksi Keras

Manurut William, kebijkan suku bunga akan menjadi penentu pergerakan IHSG pekan ini. (TribunWow.com/ Qurrota Ayun)

Ikuti kami di
Penulis: Qurrota Ayun
Editor: Claudia Noventa
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved