Pilpres 2019

Ma’ruf Amin Resmi Mundur dari Rais Aam, Gus Nadir: NU Melepas Kiai Utamanya

KH Maruf Amin selaku cawapres dari Joko Widodo (Jokowi) pun memutuskan mundur dari jabatannya sebagai Rais Aam PBNU setelah resmi ditetapkan cawapres.

Ma’ruf Amin Resmi Mundur dari Rais Aam, Gus Nadir: NU Melepas Kiai Utamanya
Kolase TribunWow.com/ Twitter @na_dirs
KH Maruf Amin dan Gus Nadir 

TRIBUNWOW.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan kedua pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres), Jumat (22/9/2018) malam.

Mar'uf Amin selaku cawapres dari Joko Widodo (Jokowi) pun memutuskan mundur dari jabatannya sebagai Rais Aam PBNU setelah resmi ditetapkan cawapres, Sabtu (22/9/2018).

Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) sekaligus staf akademik di Monash Law School, Australia, Nadirsyah Hosen (Gus Nadir) memberikan komentar atas mundurnya Maruf Amin dari jabatannya.

Rachland Nashidik Soroti Cara Salaman Megawati dengan AHY: Yang Tua Jangan Tinggi Hati

Komentar ini diungkapkan Gus Nadir melalui Twitter miliknya, @na_dirs, Sabtu (22/9/2018).

Gus Nadir mengatakan jika NU telah melepas kiai utamanya yang bertugas sebagai cawapres.

"Menjaga Khittah 1926, Kiai Ma’ruf Amin resmi mundur dari Rais Am setelah ditetapkan KPU sebagai Cawapres.

NU melepas Kiai utamanya untuk kemudian mengikuti proses demokrasi dalam rangka menjaga Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 1945.

Shallu ‘alan Nabi," tulis Gus Nadir.

Komentari Nomor Urut Capres-Cawapres, Ali Ngabalin Salah Sebut Prabowo-Maruf Amin

Sementara itu, diberitakan dari Tribunnews, permohonan pengunduran diri Ma'ruf Amin disampaikan pada rapat pleno pengurus PBNU.

"Saya tunduk dan patuh pada AD dan ART setelah resmi sebagai wakil presiden. Terhitung mulai hari ini ditetapkan sebagai wakil presiden saya menyatakan mengundurkan diri sebagai Rais Aam," ujar Ma'ruf Amin pada rapat pleno di kantor PBNU, Kramat Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (22/9/2018).

Jawaban Titiek Soeharto saat Ditanya soal Hubungannya dengan Prabowo Subianto saat Ini

Ma'ruf mengungkapkan, selanjutnya jabatan Rais Aam akan diisi oleh Wakil Rais Aam PBNU, Kiai Miftahul Akhyar.

Sementara Ma'ruf Amin selanjutnya bakal menjabat sebagai Mustasyar (Dewan Penasehat) PBNU.

Pengunduran diri Ma'ruf Amin diterima oleh seluruh pengurus rapat pleno PBNU yang disampaikan Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siradj.

"Menerima pengunduran diri, Rois Aam PBNU KH Ma'ruf Amin karena menjalankan ketentuan AD ART BAB 16 ayat 6. Menetapkan KH Miftahul Akhyar sebagai pejabat Rais Aam. Menetapkan Kiai Ma'ruf Amin sebagai Mustasyar," tutur Said Aqil. (TribunWow.com/Tiffany Marantika)

Ikuti kami di
Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Claudia Noventa
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved