Breaking News:

Pilpres 2019

Sikap Hormat Jokowi saat Indonesia Raya Dikumandangkan di KPU Jadi Sorotan, Ini Aturan Sebenarnya

Sikap calon presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menunjukkan sikap hormat saat lagu 'Indonesia Raya' berkumandang menjadi sorotan.

TRIBUNWOW.COM - Sikap calon presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menunjukkan sikap hormat saat lagu 'Indonesia Raya' berkumandang menjadi sorotan.

Pasalnya, hanya Jokowi yang melakukan sikap hormat saat Lagu Kebangsaan Indonesia itu diperdengarkan di momen pengundian nomor urut pasangan capres-cawapres, Jumat (21/9/2018) lalu.

Tampak Jokowi hormat dengan telapak tangan kanan dan mnempelkan jari tengah ujung luar alis kanan.

Jokowi Sebut Prabowo-Sandiaga Sahabat Lama, PDI-P: Sangat Menyejukkan

Sikap hormat Jokowi ini jadi perbincangan karena semua hadirin di sana tak menunjukkan sikap serupa.

Jokowi hormat saat saat lagu 'Indonesia Raya' berkumandang di KPU
Jokowi hormat saat saat lagu 'Indonesia Raya' berkumandang di KPU (KompasTV)

Capres Prabowo Subianto, Sandiaga Uno, Ma'ruf Amin, Agus Harimurti Yudhoyono hingga Megawati pun hanya berdiri tegap.

Berbeda dengan Jokowi, para hadirin hanya berdiri tegap saat lagu 'Indonesia Raya' berkumandang
Berbeda dengan Jokowi, para hadirin hanya berdiri tegap saat lagu 'Indonesia Raya' berkumandang (KompasTV)

Lalu apakah sikap Jokowi yang memberi hormat ini salah dan bagaimana sebenarnya aturannya dalam undang-undang?

Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, Lambang Negara, dan Lagu Kebangsaan.

Pada Pasal 62 dijelaskan, saat lagu 'Indonesia Raya' berkumandang, setiap orang wajib berdiri tegak dan bersikap hormat.

Sikap calon presiden Joko Widodo (Jokowi), yang hormat saat lagu 'Indonesia Raya' berkumandang di KPU, Jumat (21/9/2018).
Sikap calon presiden Joko Widodo (Jokowi), yang hormat saat lagu 'Indonesia Raya' berkumandang di KPU, Jumat (21/9/2018). (KompasTV)

"Setiap orang yang hadir pada saat Lagu Kebangsaan diperdengarkan dan/atau dinyanyikan, wajib berdiri tegak dengan sikap hormat," bunyi kutipan dari pasal 62 Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 .

Arti dari 'berdiri tegak dengan sikap hormat' yang dimaksud pada Pasal 62 juga dijelaskan dengan rinci.

"Yang dimaksud dengan 'berdiri tegak dengan sikap hormat pada waktu lagu kebangsaan diperdengarkan/dinyanyikan' adalah berdiri tegak di tempat masing-masing dengan sikap sempurna, meluruskan lengan ke bawah, mengepalkan telapak tangan, dan ibu jari menghadap ke depan merapat pada paha disertai pandangan lurus ke depan," lanjut pasal tersebut.

Sambangi Pasar Kembang Solo, Sandiaga Uno Tanya pada Pedagang tentang Impor Beras

Sikap hormat Jokowi saat pengundian nomor urut itu jadi sorotan di media sosial karena tak sesuai dengan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009.

Ketua DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon pun mempertanyakan sikap tersebut yang menurutnya melanggar aturan UU Nomor 24 Tahun 2009.

"Jangan² pak @jokowi yg benar ketika lagu Indonesia Raya tadi dinyanyikan dgn memberi hormat. Pasal 62 UU No. 24/2009: “Setiap orang yg hadir pada saat lagu kebangsaan diperdengarkan dan/atau dinyanyikan wajib berdiri tegak dengan sikap hormat”. --teman² ini murni diskusi hukum?" tulis Ketua DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon, Jumat (21/9/2018).

Lalu ada seorang netizen yang memberi gambar kutipan maksud Pasal 62 UU No. 24/2009.

Rossa Komentari Tingkah Laku Rizky Febian saat Jadi Juri Indonesian Idol Junior

Dengan begitu Jansen mengungkapkan bahwa sikap hormat yang dilakukan Jokowi saat pengundian nomor urut tersebut adalah sikap yang salah.

"Kalau begini, berdasar penjelasan pasal tersebut jelas sudah pak @jokowi yg salah. Clear sudah diskusi kita malam ini terkait sikap hormat ini. Terimakasih bro.. " lanjut Jansen. (TribunWow.com/Ekarista R.P)

Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved