Kabar Tokoh

Anies Baswedan Berguru dengan Pemerintah Jepang untuk Pembangunan 'Jakarta Recycle Centre'

Anies menyebutkan Jakarta setiap hari memproduksi 7 ribu ton sampah dengan 20 persennya yang didaur ulang.

Anies Baswedan Berguru dengan Pemerintah Jepang untuk Pembangunan 'Jakarta Recycle Centre'
Twitter/ @aniesbaswedan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengadakan pertemuan dengan perwakilan Kota Osaki, Prefektur Kagoshima, Jepang. 

TRIBUNWOW.COM - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengadakan pertemuan dengan perwakilan Kota Osaki, Prefektur Kagoshima, Jepang untuk membahas penanganan sampah di Jakarta.

Dilansir TribunWow.com dari akun Instagram Anies Baswedan, @aniesbaswedan, Jumat (21/9/2018), Anies menyebutkan Jakarta setiap hari memproduksi 7 ribu ton sampah dengan 20 persennya yang didaur ulang.

Sedangkan 80 persen akan berakhir di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu Bantar Gebang.

Anies juga menyebutkan, hal itu menjadikan Jakarta sebagai kota dengan penghasil sampah terbesar di dunia.

Sambut Perwakilan Kepala Sekolah se-DKI, Anies Baswedan Kenang Kepala Sekolahnya Semasa SMA

"Setiap hari Jakarta memproduksi 7.000 ton sampah, 80% di antaranya berakhir di TPST Bantar Gebang dan hanya 20% yang didaur ulang. Tidak heran jika Jakarta menjadi salah satu penghasil sampah terbesar di dunia," tulis Anies dalam caption foto akun Instagramnnya.

Karena itu, Anies menerima delegasi Pemerintah Kota Osaki, Prefektur Kagoshima, Jepang, yang telah tercatat sebagai pemegang rekor tingkat daur ulang tertinggi di seluruh Jepang selama 11 tahun terakhir.

"Senin kemarin Pemprov DKI Jakarta menerima delegasi Pemerintah Kota Osaki, Prefektur Kagoshima, Jepang. Kota Osaki adalah pemegang rekor tingkat daur ulang tertinggi di seluruh Jepang selama 11 tahun terakhir.

Mereka berhasil mendaur ulang 80% dari sampahnya."

Lanjutnya, Anies menulis dipertemuan itu, membahas mengenai upaya meminimalisir limbah untuk pembangunan Jakarta Recycle Centre.

Sedang Libur Sekolah, Anak Bungsu Anies Baswedan Ikut sang Ayah Bekerja

Menurut Anies, hal itu juga didukung masyarakatnya yang sadar akan memilah sampah dari dapur rumah masing-masing.

"Pada pertemuan kemarin kami membahas transfer ilmu daur ulang sampah dan meminimalisir limbah dalam rangka tindak lanjut kerja sama pembangunan Jakarta Recycle Centre.

Kota Osaki sukses mengelola sampah juga karena warganya sadar dan memilih terlibat aktif dalam mengurangi, memilah, dan mengolah sampah bersama pemerintah kotanya, sejak dari dapur rumah masing-masing.

Apakah teman-teman sudah mengurangi konsumsi produk penghasil sampah dan sudah memilah sampah di rumah?," tulis akun @aniesbaswedan. 

(TribunWow.com/ Roifah Dzatu Azmah)

Ikuti kami di
Penulis: Roifah Dzatu Azma
Editor: Claudia Noventa
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved