Ada Kader PKS Senior yang Dikabarkan Akan Dipecat, Fahri Hamzah: Heran Juga Saya

Wakil Ketua DPR RI yang juga politisi PKS, Fahri Hamzah angkat bicara terkait persoalan di internal PKS.

Ada Kader PKS Senior yang Dikabarkan Akan Dipecat, Fahri Hamzah: Heran Juga Saya
Tribun Medan
Fahri Hamzah 

TRIBUNWOW.COM - Wakil Ketua DPR RI yang juga politisi PKS, Fahri Hamzah angkat bicara terkait persoalan di internal PKS.

Dilansir TribunWow.com, hal itu ia sampaikan melalui akun Twitter-nya, @Fahrihamzah, yang diunggah Rabu (19/9/2018).

Awalnya, Fahri Hamzah mengatakan jika dirinya banyak mendapat tembusan surat dari Badan Penegak Disiplin Organisasi (BPDO) PKS.

Sebut Pendukung Jokowi Masuk Surga, Farhat Abbas: Surga yang Saya Maksud Bukan Pasca Kematian

Menurutnya, surat itu ditujukan kepada kader-kader senior yang akan dipecat dari PKS.

Sambil menyertakan tagar #SavePKS, Fahri Hamzah mengaku heran lantaran musim konsolidasi justru dipakai untuk memecah belah kader PKS yang utama.

"Saya banyak dapat tembusan surat2 Dari BPDO PKS kepada kader2 senior yang nampaknya mau dipecat...heran juga saya, musim konsolidasi justru dipakai untuk memecah dan mengusir sebagian kader-nya yang utama. #SavePKS

Akhirnya, tidak akan bisa dihindari bahwa sikap dan cara pimpinan PKS mengelola partai nampak dari hancurnya soliditas.

Saya banyak mendapat kabar bahwa jembatan pengertian tidak saja gagal dibangun tapi malah dirusak oleh arogansi dan sok kuasa. #SavePKS

Menyinggung soal Ijtima Ulama, Nusron Wahid: Jokowi Beri Penghargaan Tertinggi kepada Ulama

Kegagalan sudah nampak sulit dihentikan sebab tidak ada yang mau menerima kenyataan bahwa telah berbuat salah.

Meski telah kasat mata, alasan pembenaran terus dicari dengan mengetatkan arus pendapat alternatif dan menolak dialog tentang kegelisahan. #SavePKS

Dalam kebudayaan demokrasi dan Islam, kepemimpinan harus mau mendengar dan menghindari pemaksaan.

Bahkan kalau pemimpin benar pun harus bersabar, apalagi terbukti salah.

Itulah tradisi dan Arah Baru dalam pengelolaan lembaga dan negara.

Tks. #SavePKS," tulis Fahri Hamzah.

Cuitan Fahri Hamzah
Cuitan Fahri Hamzah (Capture Twitter)

Sebelumnya diberitakan Tribunnews.com, PKS mengalami konflik di tengah persiapan menghadapi pemilu legislatif (pileg) dan pemilu presiden (pilpres).

Beberapa kader dan pengurus PKS di beberapa daerah menyatakan mundur dari PKS.

Bahkan ada diantaranya mengaku dipecat.

Satu di antaranya adalah kasus pemecatan menimpa ketua bidang humas DPD PKS Kota Semarang, Arka Atmaja.

Dalam keterangannya, dia menyebut penyebab dirinya dipecat dari jabatannya karena mengkritisi beberapa kebijakan partai yang menurutnya janggal.

"Banyak memang kebijakan yang janggal, yang saya nilai tidak sesuai dgn AD/ART partai. Jadi saya bereaksi untuk melakukan kritik. Sehingga sekarang saya di copot dari semua jabatan partai," katanya, Jumat (14/9/2018).

Ferdinand Hutahaean: Kami Gunakan Medsos untuk Beritakan Kebebaran Agar Rakyat Tidak Dibohongi

Dirinya pun menyayangkan kultur berpartai saat ini di PKS yang kerap menuntut ketaatan terhadap pimpinan, bahkan bersifat mutlak.

Sehingga menurutnya menutup ruang untuk mengkritisi beberapa kebijakan pimpinan.

"Kewajiban ketaatan kepada pemimpin partai bersifat mutlak disertai dengan dalil-dalil quran yang memaksakan. Tidak boleh kritik pimpinan," katanya.

Arka juga mempertanyakan mekanisme pemecatannya yang dilakukan sepihak.

Mengingat dirinya mengaku belum dikonfirmasi oleh badan penegak disiplin organisasi sebelumnya.

"Sebelum surat pemecatan itu disampaikan, belum ada konfirmasi dari penegakan disiplin organisasi, jadi langsung diganti," katanya.

Anehnya, menurut Arka, dalam surat keputusan (SK) pemecatan dirinya, hanya dijelaskan bahwa dirinya dipecat karena sikapnya yang kerap berseberangan dengan partai di sosial media. (TribunWow.com/Rekarinta Vintoko)

Ikuti kami di
Penulis: Vintoko
Editor: Wulan Kurnia Putri
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved