Pilpres 2019
Presiden Jokowi Ingatkan Masyarakat agar Menjaga Kerukunan meski Beda Pilihan Politik
Presiden Jokowi mengajak semua pihak agar menjaga kerukunan walaupun memiliki perbedaan pilihan politik.
Penulis: Mutmainah Rahmastuti
Editor: Fachri Sakti Nugroho
TRIBUNWOW.COM – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan masyarakat Indonesia agar terus menjaga kerukunan dan persatuan bangsa walaupun berbeda pilihan politik, Kamis (6/9/2018).
Dilansir TribunWow.com dari setkab.go.id, Jokowi mengajak semua pihak agar menjaga aset terbesar yang dimiliki bangsa Indonesia, yaitu persatuan, kerukunan, dan persaudaraan.
Persaudaraan dan kerukunan bangsa sangat penting untuk menyatukan keanekaragaman yang ada di Indonesia.
Hal itu disampaikan oleh Jokowi saat berdialog dengan para santri di Pondok Pesantren Progresif Bumi Shalawat, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (6/9/2018).
• Sandiaga Uno Tukarkan Dolarnya, Yunarto Wijaya: Ini Pencitraan yang Harus Dicontoh
Dalam kesempatan tersebut, Jokowi didampingi pimpinan pondok pesantren KH Agoes Ali Mashuri.
Selain itu, ada pula Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Staf Khusus Presiden Abdul Ghofar Rozin, dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo juga turut mendampingi Presiden Jokowi.
“Kalau kita enggak rukun, enggak bersatu, bayangkan di Afghanistan itu 7 suku, 2 suku berantem enggak rampung-rampung 40 tahun sampai sekarang. Itu hanya 7 suku, bayangkan kita 714 suku,” kata Presiden Jokowi.
Jokowi menegaskan kepada seluruh masyarakat Indonesia agar selalu rukun dalam merawat, dan menjaga keanekaragaman suku, dan budaya.
Menjelang pemilihan Presiden, Jokowi menghimbau supaya tidak terjadi perpecahan saat dilaksanakannya pesta demokrasi.
• Mahfud MD Setuju Mantan Koruptor Dilarang Nyaleg, tapi Tak Sepakat jika Pelarangan Ditentukan KPU
Jokowi menambahkan agar semua pihak dapat terus menerapkan sikap berprasangka baik dan berpikiran positif karena Indonesai memiliki potensi yang besar untuk terus berkembang.
Tak lupa Jokowi memberikan contoh mengenai prestasi-prestasi yang dicapai saat ajang Asian Games 2018.
Dikutip dari Kompas.com, Jokowi menyebutkan bahwa perolehan medali emas hingga mencapai 31 medali itu tak luput dari semangat nasionalisme para atlet.
Sebelum ajang Asian Games 2018 dimulai, Jokowi sempat ragu dengan target yang saat itu menjadi patokan perolehan medali emas untuk Indonesia.
• Nilai Tukar Rupiah Menguat, Rachland Nashidik: Hanya Menggeliat
Akan tetapi, berkat kerja keras para atlet dan dukungan dari bangsa Indonesai, Indonesai mampu menduduki peringkat 4 setelah pada ajang Asian Games sebelumnya menempati peringkat 17.
Seusai Asian Games 2018, Indonesia akan kembali menjadi tuan rumah untuk perhelatan Asian Para Games 2018 6-13 Oktober mendatang.
Presiden Jokowi menerapkan target yang tinggi untuk perolehan medali pada ajang Asian Para Games yang akan dating, namun hingga berita ini diterbitkan belum ada kepastian berapa target medali yang ditetapkan oleh Presiden Jokowi. (TribunWow.com/ Mutmainah Rahmastuti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/presiden-jokowi_20180906_095243.jpg)