Tanggapi Tudingan Prabowo Lakukan Penculikan Aktivis, Gerindra: Bukan Diculik tapi Diamankan

Gerindra membantah isu penculikan aktivis tahun 1998 yang diperintahkan Prabowo saat menjabat Panglima Kostrad.

Tanggapi Tudingan Prabowo Lakukan Penculikan Aktivis, Gerindra: Bukan Diculik tapi Diamankan
TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
Bakal calon presiden Prabowo Subianto 

Prabowo pun diberhentikan dari keprajuritan atas kasus ini.

Dua Ajudan Presiden Ungkap Kebiasaan Jokowi saat Foto Bersama Warga: Harus sampai Bagus

Mantan Panglima ABRI Jenderal (Purn) Wiranto menunjuk Prabowo adalah pihak yang paling bertanggung jawab atas kasus penculikan aktivis pada tahun 1997/1998.

Menurut Wiranto, Prabowo yang saat itu menjabat sebagai Panglima Kostrad paling bertanggung jawab lantaran mengambil inisiatif sendiri melakukan penculikan aktivitis.

Wiranto menjelaskan, kasus penculikan aktivis ini terjadi pada bulan Desember 1997-Maret 1998.

Saat itu, kata Wiranto, Panglima ABRI masih dijabat Feisal Tanjung.

Ia pun menanyakan pada Feisal mengenai aktivitas penculikan waktu itu.

"Tidak ada kebijakan dari pimpinan TNI yang ekstrem waktu itu untuk memerintahkan penculikan. Saat saya tanyakan, ke mana dan kenapa melakukan itu, saya yakin bahwa itu dilakukan atas inisiatif sendiri, atas analisis keadaan yang berlaku saat itu. Hasil analisis pribadi, bukan perintah Pangab atau atasan beliau," kata Wiranto.

Wiranto mengaku perlu membuka hal ini lantaran banyak pembenaran yang terjadi atas peristiwa penculikan aktivis itu.

Dia pun menegaskan, dirinya tidak terlibat dalam penculikan yang dilakukan Prabowo.

Saat menjabat Panglima ABRI, Wiranto mengaku justru berusaha mengusut peristiwa kelam itu.

(TribunWow.com/Ekarista R.P)

Ikuti kami di
Penulis: Ekarista Rahmawati P
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved