Asian Games 2018

Tepis Isu Lupakan Atlet Legenda, Imam Nahrawi: Tahun 2017 Kami Mengapresiasi Perjuangan Mereka

Iman Nahrawi menyebutkan pemerintah telah memberikan apresiasinya kepada para legenda olahraga Indonesia atas perjuangan mereka.

Tepis Isu Lupakan Atlet Legenda, Imam Nahrawi: Tahun 2017 Kami Mengapresiasi Perjuangan Mereka
TRIBUNNEWS
Imam Nahrawi 

TRIBUNWOW.COM - Menteri Pemuda dan Olahraga Iman Nahrawi menyebutkan pemerintah, pada tahun 2017, telah memberikan apresiasinya kepada legenda olahraga Indonesia atas perjuangan mereka yang telah mengharumkan bangsa.

Hal tersebut diungkapkan Imam Nahrawi melalui laman Twitter pribadinya, @imam_nahrawi, Selasa (4/9/2018).

Awalnya, Imam Nahrawi mengicaukan informasi terkait rincian bonus atlet Asian Games 2018.

"Buat yang pengen tahu dan penasaran sama bonus Asian Games 2018.

Bisa dilihat rinciannya disini, mulai dari peraih emas, perak dan perunggu, hingga pelatih dan asisten pelatih.

Gimana tertarik pengen jadi atlet juga gaaak?.-IN
#IndonesiaJuara #BikinBanggaIndonesia," tulis Imam Nahrawi, Senin (3/9/2018).

Bonus bagi Peraih Medali Asian Games 2018 Cair, Imam Nahrawi: Pemberian Tercepat Sepanjang Sejarah!

Dalam unggahan tersebut, Imam Nahrawi juga menyertakan beberapa foto berisi grafik bonus atlet secara rinci.

Membalas unggahan tersebut, guru besar Universitas Indonesia (UI), Thamrin Tomagola dengan akun @tamrintomagola mengingatkan Imam Nahrawi untuk tidak melupakan atlet yang menjadi legenda bulutangkis Indonesia, Tan Yoe Hok.

"Pernahkah Bung mendengar/membaca dan mengetahui nama: TAN YOE HOK peraih EMAS PERTAMA bulutangkis di Asian Games 1962 dan juga org pertama yg kibarkan Merah-Putih di All England ?

Jangan sekali-kali melupakan Pahlawan Pionir Bulutangkis itu !

Bisa kualat Bung !" tulis Thamrin, Senin (3/9/2018).

Minta Publik Tak Mencibir Atlet yang Gagal Sabet Medali, Menpora: Mereka Berjuang Sekuat Tenaga

Membalas kicauan Thamrin, Imam Nahrawi pun menyebutkan kalau pemerintah telah menghadirkan para legenda olahraga nasional dan mengapresiasi mereka sejak tahun 2017.

Para legenda itu termasuk Tan Joe Hok yang menjadi legenda cabang olahraga bulutangkis dan Hendrick Brocks sang legenda cabang olahraga balap sepeda.

"Siap pak, tahun 2017 kami menghadirkan para legenda di jakarta untuk mengapresiasi perjuangan mereka yang telah mengharumkan nama bangsa, termasuk Bapak Tan Joe Hok (Bulutangkis) , Bapak Hendrick Brocks (peraih medali emas balap sepeda 1962)," tulis Imam Nahrawi.

Sebelum membalas kicauan Imam Nahrawi, Thamrin sempat mengunggah sebuah video berisi wawancara Tan Joe Hok, Senin (3/9/2018).

Dalam video tersebut, Tan Joe Hok menyebutkan dirinya belum pernah dipanggil sebagai tamu kehormatan di Pekan Olahraga Nasional (PON).

Bahkan, Tan mengklaim, untuk menonton PON pun ia sama sekali tidak diundang.

Akun Resmi Kemenpora Unggah Kumpulan Meme Asian Games 2018 dan Beri Pujian kepada Warganet

"Beginilah perlakuan negara dan bangsa Indonesia kepada Tan Yoe Hok, atlit pionir Buku-Tangkis, orang pertama yg berhasil mengibarkan Sang Saka Merah-Putih di gelanggang All England.

Memalukan !

Semoga Pak @jokowi bisa perbaiki citra bangsa, beri pengakuan kepada Tan Yoe Hok," tulis Thamrin sebagai keterangan video.

Tan Joe Hok
Tan Joe Hok (Twitter @tamrintomagola)

Berdasarkan hasil penelusuran TribunWow.com, video yang diunggah Thamrin ini ternyata merupakan video lama Tan.

Video tersebut merupakan potongan dari sesi wawancara Tan dengan salah satu media di Indonesia pada tahun 2016.

(TribunWow.com/ Ananda Putri Octaviani)

Ikuti kami di
Penulis: Ananda Putri Octaviani
Editor: Astini Mega Sari
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved