Museum Nasional Brazil yang Berusia 200 Tahun Terbakar
Museum Nasional Brazil di Paço de São Cristóvão, Rio de Jeneiro, Brazil yang berusia 200 tahun dilaporkan mengalami kebakaran hebat pada Minggu(2/9)
Penulis: Roifah Dzatu Azma
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Museum Nasional Brazil di Paço de São Cristóvão, Rio de Jeneiro, Brazil yang berusia 200 tahun dilaporkan mengalami kebakaran hebat pada Minggu (2/9/2018) pukul 19.30 waktu setempat.
Petugas kebakaran berusaha memadamkan api, namun kobaran api tak bisa dikendalikan, diwartakan TribunWow.com dari express.co.uk Senin (3/9/2018).
Saat mecoba memadamkan, petugas pemadam kebakaran juga memberi imbauan kepada penduduk setempat bahwa bangunan itu bisa runtuh.
• Sejumlah Tokoh Angkat Bicara mengenai Ancaman yang Didapatkan Ustaz Abdul Somad
Media lokal melaporkan para petugas pemadam kebakaran mencoba menghentikan api yang mencapai bagian dari museum yang mengandung bahan kimia.
Mereka dibantu dalam upaya ini oleh para peneliti dan staf museum termasuk direktur museum, Alexander Kellner yang merupakan paleontologis terkenal di dunia.
Dilansir TribunWow.com dari BBC.com Senin (3/9/2018), bangunan museum ini didirikan pada tahun 1818 oleh Raja John VI dari Portugal.
• Kunjungi Lombok, Jokowi Bagikan Tas Sekolah untuk Anak-anak Korban Gempa
Museum ini tercatat memiliki lebih dari 20 juta barang dalam koleksinya dan menyimpan ribuan barang yang berkaitan dengan sejarah Brazil dan negara-negara lain termasuk artefak Mesir dan Romawi kuno.
Koleksi sejarah alaminya termasuk tulang dinosaurus yang penting dan kerangka manusia berusia 12.000 tahun dari seorang wanita tertua yang pernah ditemukan di Amerika.
Artefak yang dipegang oleh museum termasuk fosil tertua yang pernah ditemukan di Brasil, dijuluki 'Luzia'.
Museum ini juga menjadi perpustakaan ilmiah utama yang berisi lebih dari 470.000 item termasuk 2.400 karya langka.
• Massa Tolak Kehadiran Ratna Sarumpaet dan Rocky Gerung, Ruhut Sitompul: Kerjanya Nyinyir
Karyawan museum sebelumnya telah menyatakan keprihatinan tentang pemotongan dana untuk museum dan kondisi gedung yang sudah tua.
Presiden Brazil Michel Temer mengatakan dalam akun Twitter @MichelTemer, Minggu (2/9/2018), hari itu merupakan hari yang menyedihkan bagi semua orang Brazil.
"Tak terlupakan bagi Brazil adalah hilangnya koleksi Museum Nasional. 200 tahun kerja, penelitian, dan pengetahuan telah hilang.
Nilai sejarah kita tidak dapat diukur dengan kerusakan pada bangunan yang menjadi tempat tinggal keluarga kerajaan selama Kekaisaran. Ini hari yang menyedihkan bagi semua orang Brazil," tulis akun Twitter Michel Temer.
(TribunWow.com/ Roifah Dzatu Azmah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/ilustrasi-kebakaran_20180716_141925.jpg)