Fahri Hamzah: Keputusan Jokowi Pilih Ma'ruf Amin Ternyata Tidak Menghentikan 'Hantu Ideologi'
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengatakan bahwa keputusan Jokowi memilih Ma'ruf Amin tidak menghentikan momok 'hantu ideologi'.
Penulis: Ekarista Rahmawati P
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengatakan bahwa keputusan Jokowi memilih Ma'ruf Amin tidak menghentikan momok 'hantu ideologi'.
Lewat unggahan Twitternya, Fahri mengungkapkan hal ini.
"Tadinya saya kira dengan memilih KH. ma’ruf Amin maka pak @jokowi akan #StopHantuIdeologi tetapi ternyata berlanjut.
Jubirnya yang bersorban atau yang tidak sama-sama melakukan pengentalan momok ideologi yang entah datang dari mana," cuit wakil ketua DPR RI ini, Jumat (31/8/2018).
• Bantah Benci Jokowi, Ferdinand Hutahaean: Saya Tak Suka Cara Dia Pimpin Negeri, Penuh Senda Gurau

Fahri juga menyebut akun resmi Polri dan Kemenkominfo dalam cuitan selanjutnya.
Ia memposisikan dirinya bila menjabat sebagai Polri atau Kemenkominfo yang bertindak memberantas akun anonim yang menyebar hoaks.
"Kalau saya jadi POLRI @DivHumas_Polri dan @KEMENKOMINFO maka akun anonim Seperti ini prioritas dimatikan. Bukan malah diternak. #StopHantuIdeologi," tulis Fahri.
• 5 Fakta Pencabulan terhadap Anak SD di Riau, Hamil 7 Bulan hingga Pelaku Diduga 2 Pegawai Kampus

"Masa takut sama akun anonim? Nikmati aja negara demokrasi ini... kalo akun @KakekDetektif buat berita fitnah tinggal laporin kan ada UU nya..." tulis akun tersebut.
Namun Fahri kembali memberikan tanggapannya lewat cuitannya.
Ia mengaku tidak takut dengan akun anonim namun ia menyebut bahwa ada akun anonim yang menyebar fitnah pada permusuhan, justru dihidupkan.
• Sindir Roy Suryo soal Asian Games 2018, Teddy Gusnaidi: Termakan Pikiran Sendiri atas Kegagalannya
Tapi karena ada yg dipelihara dan ada yg dimatikan...yg membuat fitnah dan permusuhan ideologi dihidupkan....
#StopHantuIdeologi," kata Fahri dalam cuitan selanjutnya.

Sebelumnya, Fahri mencuitkan bahwa Prabowo Subianto dan Joko Widodo tak bisa disatukan dengan ideologi, namun dengan olahraga dan medali emas.
Karenanya, ia menginginkan 'hantu ideologi' segera dihentikan agar tidak membuat rakyat saling curiga.
"Sebagai elite Pak @prabowo dan pak @jokowi tidak bisa disatukan oleh Ideologi, tapi oleh olah raga #AsianGame2018 dan medali emas #PencakSilat . Apalagi rakyat. Maka #StopHantuIdeologi yang membuat kita saling curiga," cuit Fahri.
• Klasemen Asian Games 2018: Indonesia Makin Mantap di Posisi ke-4 Satu Hari Jelang Penutupan

(TribunWow.com/Ekarista R.P)