Asian Games 2018

Siapkan 49 Ribu Porsi Makanan Per Hari, Katering Asian Games 2018 Utamakan Standar Keamanan Pangan

Perusahaan katering menjadi salah satu pihak yang sibuk dalam penyelenggaraan Asian Games 2018, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan gizi para atlet.

Siapkan 49 Ribu Porsi Makanan Per Hari, Katering Asian Games 2018 Utamakan Standar Keamanan Pangan
(DOK. INASGOC)
Suasana makan malam atlet dan ofisial Asian Games 2018 di Wisma Atlet, Kemayoran, Rabu (29/8/2018). 

TRIBUNWOW.COM - Perusahaan katering menjadi salah satu pihak yang sibuk dalam penyelenggaraan Asian Games 2018, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan gizi para atlet.

Nutrisi menjadi salah satu faktor nonteknis penentu keberhasilan atlet.  

Menyiapkan menu makan untuk sekitar 13.000 atlet yang berlomba di Jakarta dan Palembang, bukanlah perkara mudah.

Tantangan tersebut merupakan urusan PT Gobel Dharma Sarana Karya (GDSK), pemegang hak katering utama AG 2018.

Tak Hanya Berpelukan, Jokowi dan Prabowo Nge-vlog Bareng di Asian Games 2018

"Tantangan pertama dan terpenting adalah tentang keamanan pangan. Indonesia dianggap memiliki standar keamanan pangan yang sedikit rendah," ujar Regi Datau, Direktur Utama PT GDSK, Senin (27/8/2018). 

"Untuk itu, wajib ada sistem keamanan pangan terjamin. Sejak persiapan, kami melakukan screening ketat, supplier makanan selalu dievaluasi. Kendaraan pengangkut pun harus standar keamanan pangan,” ujarnya, .

Regi menambahkan, pihaknya menyediakan setidaknya 49.000 porsi makanan setiap hari, mulai sarapan hingga makan malam.

Dia ingin para atlet maupun ofisial tak kekurangan nutrisi dan asupan makanan agar berlangsungnya AG berjalan lancar.

Alasan Hanifan Yudani di Balik Aksinya yang Satukan Jokowi-Prabowo dengan Berpelukan

“Waktu persiapan terbilang mepet. Kami harus bisa memenuhi layanan atlet saat ke wisma atlet. Di Wisma Atlet Kemayoran saja, kami setiap harinya harus menyiapkan 20.000 porsi dari total 49.000 porsi," ucapnya.

Menu khas pun harus disiapkan Regi. Soalnya, terdapat 45 negara peserta yang memiliki perbedaan budaya makanan.

"Contohnya menu India, kami bekerja sama dengan koki India, seperti halnya dari Timur Tengah. Dengan begitu, atlet nyaman dengan selera makannya," ujar Regi.

Demi menyukseskan Asian Games 2018, Regi menuturkan pihaknya sudah merekrut sebanyak 1.000 karyawan baru untuk Jakarta dan Palembang. Jumlah tersebut belum termasuk volunteer yang disiapkan Inasgoc.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Katering Asian Games 2018 Siapkan 49.000 Porsi Makanan Per Hari

Ikuti kami di
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved