Komentari Dugaan Mahar 500 Miliar, Ruhut Sitompul Ibaratkan Andi Arief Makan Buah Simalakama
Ruhut Sitompul menilai pemanggilan Andi Arief oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) itu ibarat buah simalakama.
Penulis: Ekarista Rahmawati P
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Politikus PDI Perjuangan, Ruhut Sitompul, meyakini betul cuitan Andi Arief soal mahar politik Rp 500 miliar yang diduga diberikan bakal cawapres Sandiaga Uno untuk PKS dan PAN.
"Kalau saya rasa apa yang dikatakan Arief itu benar," ucap Ruhut Sitompul saat ditemui di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (21/8/2018), dilansir TribunWow dari Wartakota.
Ruhut Sitompul mengaku tahu betul sosok Andi Arief sebagai mantan aktivis 98 yang berani dan tegas.
Mantan anggota DPR RI ini juga mendesak Andi Arief agar bisa blak-blakan mengungkap dugaan mahar politik Rp 500 miliar itu.
• Update Peringkat Sementara Asian Games 2018, Indonesia Tergeser
Lebih lanjut Ruhut menilai pemanggilan Andi Arief oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) itu ibarat buah simalakama.
"Sahabat saya Andi Arief dipanggil Bawaslu tolong patuh, walaupun seperti buah simalakama, enggak dimakan bapak mati, dimakan bapak mati," papar Ruhut Sitompul.
Sebelumnya, Andi Arief mengaku siap menjadi saksi saat akan dipanggil Bawaslu
"Siap (menjadi saksi) dong," kata Andi, dilansir TribunWow.com dari Kompas.com Senin, (20/8/2018).
Namun, Andi mengaku belum tahu bisa menghadiri panggilan tersebut siang Senin, (20/8/2018) ini atau tidak.
"Saya belum baca surat panggilannya, baru tahu siang ini ada panggilan Bawaslu. Suratnya Ada di DPP (Partai Demokrat) katanya dikirim Sabtu lalu," kata Andi.
• Alami Cedera di Final Bulutangkis Asian Games, Ginting Banjir Pujian dan Jadi Trending Topic Twitter
Sebelum mendatangi Bawaslu untuk menjadi saksi, Andi ingin lebih dulu membaca isi surat tersebut.
"Saya mau baca dulu surat itu. Prinsipnya kalau untuk kebaikan saya akan hadir kapan saja," ujarnya.
"Kalau untuk politicking saya enggak akan ladeni," sambungnya lagi.
Terkait surat panggilan dari Bawaslu, kata Andi Arief, telah diterimanya baru-baru ini dan ia memastikan akan hadir memenuhi panggilan itu, pada Jumat (24/8/2018).
• Juru Bicara Jusuf Kalla Ungkap Bagaimana Perlakuan JK ke Cucunya
"Sekarang sudah menerima suratnya, sudah surat yang ke-2. Seperti yang saya sudah kemukakan beberapa waktu lalu, bahwa saya siap hadir dan saya akan hadir Jumat nanti," kata Andi Arief saat dihubungi melalui tayangan Metro TV yang diunggah di YouTube, Selasa (21/8/2018).
"Saya akan pulang hari Kamis. Dan Jumat saya akan memenuhi panggilan ke Bawaslu untuk klarifikasi seperti isi surat itu," jelas dia menambahkan. (*)