Analis Artha Sekuritas Indonesia Prediksi IHSG akan Melemah Besok
Prediksi melemahnya IHSG disebabkan dari dalam negeri belum ada sentimen positif yang dapat mendorong penguatan IHSG.
Penulis: Qurrota Ayun
Editor: Astini Mega Sari
TRIBUNWOW.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan kembali melemah pada perdagangan, Kamis (23/8/2018) besok.
Dilansir TribunWow.com dari Kontan.co.id pada Selasa (21/8/2018), Analis Artha Sekuritas Indonesia, Dennies Christopher memprediksi kembali melemahnya IHSG disebabkan karena dari dalam negeri belum ada sentimen positif yang dapat mendorong penguatan IHSG.
Menurut Dennies, setelah kenaikan dua hari berturut-turut, kini IHSG begerak pada kisaran nilai rata-rata 50 dan berpotensi mengalami koreksi.
"IHSG diprediksi melemah karena dari dalam negeri belum ada sentimen positif yang mampu mendorong penguatan Indeks. Setelah kenakan dua hari berturut-turut, kini IHSG bergerak disekitaran moving average 50 dan berpotensi mengalami koreksi," ujar Dennies.
• Bursa Efek Indonesia Kembali Hentikan Sementara Perdagangan Saham Film
Diberitakan sebelumnya, pada Selasa (21/8/2018) IHSG menutup perdagangan dengan berada pada zona hijau.
IHSG mengalami penguatan sebesar 52,11 poin atau 0,88 persen ke level 5.944,30.
Sebanyak 213 saham mengalami kenaikan, 157 mengalami penurunan, sedangkan 123 saham lainnya tidak bergerak.
Hingga penutupan, saham yang diperdagangkan sebanyak 7,8 miliar dengan niilai transaksi sebesar Rp 7,39 triliun.
Indeks industri dasar, barang konsumer dan manufaktur menguat di atas 2 persen, sedangkan pertambangan dan infrastruktur mengalami penurunan masing-masing 0,77 persen dan 0,14 persen.
• Atlet Timnas Paralayang Indonesia Sumbangkan Medali Emas dan Perak
IHSG juga bertahan pada zona hijau selama perdagangan Senin (20/8/2018).
IHSG ditutup dengan penambahan sebesar 108 poin atau 1,87 persen menjadi 5.892,19.
266 saham mengalami penguatan, 130 saham melemah, sedangkan 114 saham tidak bergerak.
Grup saham aneka industri memimpin penguatan sebesar 3,56 persen siikuti oleh sektor industri dasar dan pertambangan. (TribunWow.com/Qurrota Ayun)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/saham_20180815_140624.jpg)