Breaking News:

Petugas Imigrasi Korban Penganiayaan Turis Asing Terima Penghargaan

Petugas imigrasi Bandara Internasional Ngurah Rai Bali, Ardiansyah mendapat penghargaan lantaran tetap sabar setelah ditampar oleh wisatawan asing.

YouTube/Tribunnews.com
Momen ketika turis asal Inggris menampar petugas imigrasi Bandara Ngurah Rai Bali, Ardiansyah. 

TRIBUNWOW.COM - Petugas imigrasi Bandara Internasional Ngurah Rai Bali, Ardiansyah menerima penghargaan dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Bali.

Dilansir TribunWow.com dari Kompas.com pada Minggu (19/8/2018) Ardiansyah mendapat penghargaan lantaran tetap sabar setelah ditampar oleh wisatawan asal Inggris.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Bali, Maryoto Sumadi menjelaskan bahwa Ardiansyah diberi penghargaan karena saat melaksanakan tugas di Imigrasi Ngurah Rai mendapat perlakuan tidak menyenangkan dan tetap sabar serta tidak emosi saat melayani warga asing yang menamparnya.

"Kami memberikan penghargaan kepada Ardiansyah karena saat melakukan tugas di Imigrasi Ngurah Rai mendapat perlakuan tidak menyenangkan atau ditampar wisatawan Inggris, namun dengan sabar dan tidak emosi tetap melayani warga asing itu," ujar Maryoto.

Sebelumnya diberitakan dari Tribunnews.com pada Kamis (2/8/2018), Turis wanita asal Inggris dengan inisial AT (42) marah dan menampar petugas karena ditahan oleh pihak imigrasi.

Kejadian bermula ketika petugas melakukan pemerikasaan dokumen AT di counter area keberangkatan pada Rabu (1/8/2018).

Ketika dilakukan pemeriksaan, pasport AT ternyata telah melebihi batas izin tinggal selama 60 hari dan mengakibatkan muncul tagihan denda sebesar Rp 57 juta.

Dari counter, AT diarahkan untuk pergi ke office dan menemui Ardiansyah selaku petugas officer imigrasi.

Ardiansyah kembali menjelaskan terkait keterlambatan visa yang dimiliki AT, yang bengakibatkan AT tidak bisa melanjutkan perjalanan dan harus diperiksa di Kantor Imigrasi Ngurah Rai.

AT tak terima kemudian mengeluarkan kata-kata kotor dan menampar Ardiansyah.

Karena adanya tindak penganiayaan berupa tamparan, AT kemudian dilaporkan ke Bidang Wasdakim dan dikirim ke Kantor Imigrasi Ngurah Rai untuk ditahan selama satu hari dan berlanjut ke proses hukum yang diurus oleh Polsek Kabid III Bandara. (TribunWow.com/Qurrota Ayun)

Ikuti kami di
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
Penulis: Qurrota Ayun
Editor: Mohamad Yoenus
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved