Breaking News:

Tingkat Pengangguran di Palestina Mencapai 41 Persen

Asosiasi Pengusaha Palestina mengumumkan lebih dari 95 persen pabrik di Gaza telah ditutup.

Penulis: Qurrota Ayun
Editor: Claudia Noventa
Tribunnews.com
Bendera Palestina 

TRIBUNWOW.COM - Konflik yang sedang melanda Palestina menjadi salah satu penyebab melemahnya perekonomian negara tersebut.

Tingkat pengangguran yang tinggi akan sangat berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi.

Dalam kurun waktu 10 tahun, pengangguran di kalangan pemuda Palestina meningkat menjadi 41 persen sejak tahun 2007.

Tahun 2007 tercatat sebanyak 30,7 persen pengangguran di kalangan pemuda usia 15-29 tahun di Palestina, seperti laporan dari Biro Pusat Statistik Palestina yang dilansir middleeastmonitor.com pada Senin (13/8/2018).

Andi Arief: Saya Eggak Mungkin Ditertibkan demi Menutupi Apa yang Fadli Zon Bicarakan

"Pengangguran kaum muda yang ada di Tepi Barat naik dari 25,6 persen pada tahun 2007 menjadi 27,2 pesen pada 2017, sementara pengangguran kaum muda di Jalur Gaza meningkat lebih besar yakni 39,8 persen di tahun 2007 menjadi 61,2 persen di tahun 2017," ungkap Biro Pusat Statistik Palestina.

Pemuda Palestina mewakili hampir sepertiga dari masyarakat Palestina.

Asosiasi Pengusaha Palestina mengumumkan pada Sabtu (11/8/2018), lebih dari 95 persen pabrik di Gaza telah ditutup.

Ketua Asosiasi Pengusaha Palestina, Ali al-Hayek menyampaikan bahwa sekitar 75.000 orang kehilangan pekerjaan karena penutupan perbatasan Karm Abu Salem.

Krisis Turki Pengaruhi Kurs, Pasar Obligasi, dan Indeks Harga Saham Gabungan Indonesia

Ali memperingatkan bahwa ekonomi Gaza sedang dalam fase berbahaya sebagai akibat dari blokade yang dilakukan oleh Israel.

Pengangguran di Gaza telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir akibat pengepungan yang dilakukan Israel.

Israel menutup akses perekonomian Gaza melalui jalur laut dan jalur darat. (TribunWow.com/Qurrota Ayun)

Tags:
PalestinaGazaPengangguran
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved