Breaking News:

Haedar Nashir Pastikan Muhammadiyah Tidak Terjun ke Politik Praktis

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir memastikan jika Muhammadiyah tidak akan terjun ke politik praktis.

Penulis: Vintoko
Editor: Wulan Kurnia Putri
KOMPAS.com / Andi Hartik
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir (tengah) usai memberikan pidato kebangsaan di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Kota Malang, Minggu (12/8/2018). 

TRIBUNWOW.COM - Muhammadiyah sebagai organisasi masyarakat berbasis keagamaan memastikan tidak akan terjun ke politik praktis jelang pemilihan presiden dan pemilihan legislatif 2019.

Hal ini ditegaskan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir seperti dikutip dari Kompas TV yang diunggah di YouTube, Selasa (14/8/2018).

"Muhammadiyah secara institusi tetap berada dalam garis kita. Tidak masuk ke arena politik praktis kekuasaan, dukung-mendukung dan sebagainya karena itu tugasnya partai politik. Bukan tugasnya ormas," kata Haedar Nashir di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Kota Malang, Minggu (12/8/2018).

Jokowi Sempatkan Kunjungi Rumah Zohri saat Tinjau Lokasi Gempa di Lombok

Menurutnya, semua organisasi masyarakat (ormas) tidak boleh terlibat dalam politik praktis.

"Sebenarnya semua ormas itu posisinya harus disitu. Sebab kalau ormas itu berpolitik kayak parpol nanti lalu lintas dunia 'persilatan' politik itu bisa kacau balau," ungkap dia.

Menurut Haedar, ormas harus tetap menjalankan fungsinya sebagai penegak politik moral kebangsaan.

TGB Ungkap Pengalamannya saat Jadi Makmum Jokowi

Namun Muhammadiyah juga mengimbau kepada warganya untuk tetap menggunakan haknya dalam berpolitik pada pemilu mendatang.

"Pilih siapa pun yang mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan diri, kroni, dan golongannya. Lalu pilih yang betul-betul berkhidmat sepenuh hati untuk memajukan bangsa. Memberi bukan mengambil," terangnya seperti dikutip Kompas.com.

Sementara itu, secara spesifik Haedar meminta kepada seluruh warga Muhammadiyah untuk tidak memilih pemimpin yang tidak berpihak pada program yang dijalankan oleh Muhammadiyah.

"Yang terakhir yang spesifik, pilih yang tidak menghalang-halangi amal usaha dan dakwah Muhammadiyah. Itu normal itu. Jadi ini menjadi acuan buat warga Muhammadiyah. Tapi insya Allah bahwa warga Muhammadiyah akan cerdas," katanya.

Bandingkan Dua Capres, Yunarto Wijaya Sebut Perbedaan antara Pendukung Jokowi dan Timses Prabowo

(TribunWow.com/Rekarinta Vintoko)

Sumber: Kompas TV
Tags:
Haedar NashirMuhammadiyahTribunWow.com
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved