Pemilu 2019

Ramai Soal Kicauan Politik di Twitter, Menteri Agama: Baiknya Tahan Diri Saja

Ramai argumen di Twitter mengenai politik di Indeonesia, Menteri Agama, Lukman Hakim tak tergoda menanggapi.

Ramai Soal Kicauan Politik di Twitter, Menteri Agama: Baiknya Tahan Diri Saja
tribunnews
Lukman Hakim 

TRIBUNWOW.COM - Jelang pendaftaran calon presiden dan calon wakil presiden oleh kedua kubu yakni Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo, situasi politik Indonesia semakin panas.

Di media sosial Twitter, sejumlah tokoh dan netizen tak ketinggalan untuk berkicau soal politik.

Meski begitu, Menteri Agama Lukman Hakim Saiffudin rupanya tak ingin ikut mengomentari beragam kicauan politik yang ramai di Twitter.

Dalam unggahan twitternya, Lukman mengungkapkan bahwa ada baiknya untuk menahan diri sembari berdoa untuk kematangan bangsa.

“Pagi ini, rasanya ingin sekali aku mengomentari beragam twit politik yg begitu 'menggoda'. Tapi, baiknya tahan diri saja, nikmati saja twit-twit itu sambil terus berdoa untuk kematangan bangsa kita,” kicau akun Twitter, @lukmansaifuddin, Rabu (8/8/2018).

Reaksi Rachel Maryam usai Andi Arief sebut Prabowo Jenderal Kardus

Sebelumnya, tagar #jenderalkardus menjadi trending topik di Twitter Indonesia, Rabu (8/8/2018) malam.

Hal ini berawal dari kicauan Wakil Sekretaris Jenderal Demokrat, Andi Arief, terkait polemik calon wakil presiden Prabowo.

“Prabowo ternyata kardus, malam ini kami menolak kedatangannya ke kuningan. Bahkan keinginan dia menjelaakan lewat surat sudah tak perlu lagi. Prabowo lebih menghatgai uang ketimbang perjuangan. Jendral kardus,”  tulis akun Twitter @Andiarief_.

Suasana Pilpres 2019 Makin Panas, Najwa Shihab: Pemimpin Bukanlah Tahu Bulat yang Digoreng Dadakan

"Jenderal Kardus punya kualitas buruk, kemarin sore bertemu Ketum Demokrat dengan janji manis perjuangan. Belum dua puluh empat jam mentalnya jauh ditubruk uang Sandi Uno untuk mengentertain PAN dan PKS." 

(TribunWow.com/ Roifah Dzatu Azmah).

Ikuti kami di
Penulis: Roifah Dzatu Azma
Editor: Astini Mega Sari
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved