Pilpres 2019

Hadar Nafis Minta KPU Lebih Perhatikan Pemungutan Suara di RS, Rutan, dan Jompo

Hadar Nafis Gumay meminta KPU untuk lebih memperhatikan pemungutan suara di rumah sakit, rutan dan lembaga kemasyarakatan menjelang Pemilu 2019

Hadar Nafis Minta KPU Lebih Perhatikan Pemungutan Suara di RS, Rutan, dan Jompo
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Hadar Nafis Gumay 

TRIBUNWOW.COM - Mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hadar Nafis Gumay meminta KPU untuk lebih memperhatikan pemungutan suara di rumah sakit, rumah tahanan (rutan), dan lembaga kemasyarakatan menjelang Pemilu 2019.

Pasalnya, menurut Hadar, pemungutan suara di tempat-tempat tersebut belum terlayani dengan baik.

"Catatan saya, supaya KPU lebih memerhatikan pemungutan suara di rumah sakit bagi pasien atau keluarga di sana, lalu di rutan, lembaga kemasyarakatan, di panti jompo, yang selama ini kelihatannya tidak cukup terlayani dengan baik," kata Hadar ketika menghadiri uji publik rancangan Peraturan KPU (PKPU) di Jakarta Pusat, Selasa (7/8/2018).

Hadar mengatakan, berdasarkan pengalaman pemilu sebelumnya, KPU tak bisa membuat tempat pemungutan suara (TPS) di lokasi-lokasi tersebut.

Dul Tak Masalah Ahmad Dhani Jual Rumah untuk Nyaleg: Ayah Penuh Gairah di Politik, Bukan Musik Lagi

Akibatnya, pasien rumah sakit, tahanan, hingga penghuni lembaga pemasyarakatan harus dimasukkan sebagai data pemilih TPS terdekat lainnya.

"Karena tidak ada TPS khusus, mereka harus ditempelkan ke TPS lain," ujar Hadar. Padahal, lanjut Hadar, KPU bisa saja membuat TPU khusus di lokasi-lokasi tersebut.

Hal ini bertujuan supaya seluruh pemilik hak suara dapat terlayani dengan baik.

Dengan demikian, diharapkan angka golput atau mereka yang tak memilih dapat ditekan.

"Tidak apa juga KPU bikin TPS khusus, sehingga ribuan warga di rumah sakit jangan cuma 10 persen (yang memberikan suara), ya enggak terlayani," kata dia.

5 Zodiak yang Sosoknya Dikenal Paling Sinis dan Bisa Menyakiti Orang Lain dengan Humor Mereka

Hadar menilai, masih ada waktu bagi KPU untuk mempersiapkan pelayanan khusus bagi pemilih yang berada di rumah sakit, rumah tahanan, dan lembaga pemasyarakatan.

Ia berharap, saat tiba hari pemungutan suara 17 April 2019 mendatang, pelayanan KPU dapat maksimal.

Hingga saat ini KPU masih terus mempersiapkan tahapan Pemilu 2019.

Kemudian, pada 4-10 Agustus 2018, KPU menggelar pendaftaran capres-cawapres di kantor KPU.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Eks Komisoner KPU: Perhatikan Hak Pilih Pasien RS, Tahanan, dan Jompo"

Ikuti kami di
Editor: Kurnia Aji Setyawan
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved