Efek Buruk Turunkan Berat Badan Secara Drastis

Diet bisa bantu kita mendapatkan berat badan ideal. Namun sebaiknya jangan terlalu ngotot menjalaninya sampai-sampai berat badan turun drastis.

Efek Buruk Turunkan Berat Badan Secara Drastis
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Cover 

TRIBUNWOW.COM - Diet bisa bantu kita mendapatkan berat badan ideal. Namun sebaiknya jangan terlalu ngotot menjalaninya sampai-sampai berat badan turun drastis.

Meski target berat badan impian bisa dicapai lebih cepat, penurunan berat badan drastis dalam waktu singkat malah berisiko memunculkan berbagai efek samping yang merugikan tubuh. Apa saja?

1. Metabolisme Tubuh Melambat

Berat badan memang bisa turun jika kita mengurangi makan. Tapi makan terlalu sedikit juga dapat menurunkan kerja metabolisme tubuh.

Metabolisme memengaruhi seberapa cepat tubuh membakar kalori yang didapat dari makanan.

Ketua DPP PAN Bantah Partainya Merapat ke Koalisi Presiden Joko Widodo di Pilpres 2019

Jika metabolisme kita berjalan lambat, tubuh juga akan menggunakan kalori dari makanan lebih lambat.

Saat kita memangkas asupan kalori jadi sangat sedikit dari biasanya, tubuh akan menganggap kita sedang kelaparan sehingga akan memperlambat pembakaran kalori.

Semakin lambat metabolisme, maka kita juga akan membakar lebih sedikit kalori.

Penurunan metabolisme bahkan bisa terus berlangsung lama setelah selesai berdiet. Ini justru akan membahayakan.

Ketika nanti kita kembali meningkatkan asupan kalori lebih tinggi, tubuh tidak akan membakar kalori secepat seperti semula.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Kurnia Aji Setyawan
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved