Istri Ernest Prakasa Beri Saran Untuk Menanggapi Komentar Negatif Orang Lain
Meira Anastasia kerap kali membagikan pengalaman dan cerita positif dari pengalaman hidupnya.
Penulis: Ananda Putri Octaviani
Editor: Astini Mega Sari
TRIBUNWOW.COM - Meira Anastasia kerap kali membagikan pengalaman dan cerita positif dari pengalaman hidupnya.
Ia bahkan menerbitkan sebuah buku berjudul 'Imperfection' yang berisi pengalaman hidupnya dalam menghadapi ketidaksempurnaan namun tetap merasa bahagia.
Dalam bukunya itu, ia membagikan cerita inspiratif untuk semua orang yang kerap dibully untuk tidak memusingkan perkataan orang lain.
Bukan hanya melalui buku, Meira juga kerap membagikan cerita inspiratifnya itu dalam laman Instagramnya.
• Kakak Jerry Aurum Beri Semangat untuk Shakira yang Berjuang Lawan Leukimia
Hal ini seperti yang TribunWow lansir dari laman Instagram @meiranastasia, Senin (6/8/2018).
Meira mengunggah sebuah tangkap layar Direct Message (DM) dari seorang warganet yang bertanya cara mengatasi tanggapan negatif dari publik.
Warganet yang tak diketahui namanya itu bercerita kalau dirinya sudah melakukan hal yang baik dalam hidupnya, namun tetap mendapatkan komentar dari orang disekitarnya.
"Mak bagaimana mengatasi ini. Kondisi dimana rasanya seperti orang-orang menonton hidup aku. Setiap apa yang aku lakukan dan keputusan yang aku ambil itu selalu dikomen..padahal rasanya aku sudah melakukan hal yang baik dan rasanya aku sama sekali tidak merugikan mereka. Hati aku sakit banget, ingin nangis, timbul pertanyaan kenapa aku hidup, minder, ingin jauh dari semua orang dan bahkan sempat berpikir ingin lenyap saja," begitu isi DM yang diunggah Meira.
• Begini Cara Inul Daratista Lepaskan Emosi yang Tak Tersalurkan
Membaca pesan tersebut, Meira memberikan respon dan dukungannya melalui caption pada unggahannya.
Ia mengaku pernah mengalami hal yang sama dengan yang dirasakan sang pengirim pesan.
Ia mengerti bagaimana rasanya dituding semua orang layaknya semua yang dilakukan adalah hal yang salah.
"Apa yang terlintas di pikiranmu kalau membaca pesan spt ini? — Lebay? Baper? Lemah? .. Atau gue banget?? —- Buat org2 yang sensitif banget seperti aku, akan relate sih. Tau rasanya kayak di-judge terus sama org, sampe kyaknya apa2 yg dilakukan salah terus menurut org lain. Padahal, kita gak pernah ngapa2in mereka. Gak nyakitin mereka, tapi mrk kok jahatin aku ya?
Rasanya pengen lenyap! Aku tau jg rasanya. Ketika semua terasa berat, kayaknya kok semua dibebankan ke aku ya? Kayaknya kok gak ada solusi ya?" tulis Meira.
Atas hal tersebut, Meira pun memberikan saran dan cerita yang ia lakukan ketika ia mengalami hal yang sama dengan warganet itu.
Menurutnya, hal tercepat yang bisa dilakukan adalah berbicara dengan Tuhan.
Ibu dua anak ini menuliskan, meskipun Tuhan tau apa yang mau dibicarakan, tapi ketika bercerita dengan Tuhan maka akan ada perasaan lega yang tertinggal.
"Yang bisa dilakukan, yang paling cepet, bisa langsung adalah: ngobrol sama Tuhan. Di manapun, kapanpun, BISA!
Kalo berdoa kesannya serius banget, kalo ini NGOBROL. Walaupun Tuhan udah tau apa yg kita mau kasihtau, tapi tetep aja bikin lega kok, kalo udh ngobrol.
Walaupun gak pasti lgsg dijawab / selesai masalahnya, tapi biasanya membuat lega. Karena kita gak perlu takut di-judge sama Tuhan," ungkap @meiranastasia.
• Zaskia Adya Mecca Bagikan Kebahagiannya Mengasuh Anak Keempatnya yang Masih Bayi
Hal kedua yang bisa dilakukan setelah berbicara dengan Tuhan adalah berbicara dengan orang yang bisa dipercaya.
"Ngobrol sama org yg kita percaya atau mungkin seek professional help (kalau sdh sangat mengganggu), juga bisa banget! Biasanya ini suka lgsg dapet solusi jg, atau ya minimal bisa bikin lega jg," tambahnya.
Namun, Meira menuturkan, jika menghadapi perasaan seperti itu, meskipun sudah lega, nantinya perasaan tersebut akan kembali lagi.
Untuk itu orang tersebut harus mampu merubah pola pikirnya bahwa seseorang tidak akan mampu menyenangkan hati semua orang.
Ia menyarankan untuk tidak mendengarkan dan memikirkan semua perkataan orang lain tentang diri sendiri
"Tapi, perasaan insecure/gak berguna itu akan balik lagi, kalo kita gak coba mengubah MINDSET kita.
“Kita gak akan pernah bisa MENYENANGKAN semua orang!!!” Jadi gak akan ada habisnya kalo kita dengerin SEMUA kata org ttg kita dan dipikiriiiiiin banget sampe STRESS! Org yg sayang sm kita akan ngasih kritik yg berguna, org yg cm mau ngritik ya gitu deh jatohnya NYINYIR! Dan itu, sama sekali gak perlu didengerin / dimasukin ke dlm hati!! So NOT worth it. Semua pasti berproses! Yang penting udh tau hrs fokus ke mana. #SharingMamakMeira," tutup Meira pada captionnya.
(TribunWow.com/Ananda Putri Octaviani)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/ernest-prakasa-dan-meira-anastasia_20180709_183116.jpg)