Gempa NTB, TGB Tulis Permohonan Maaf untuk Penanganan Korban yang Belum Merata

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Tuan Guru Bajang (TGB) menuliskan permohonan maaf kepada korban bencana gempa atas penanganan yang belum merata.

Instagram/tuangurubajang
TGB bantu penanganan korban bencana gempa, Senin (6/8/2018). 

TRIBUNWOW.COM - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr TGH Muhammad Zainul Majdi atau yang lebih sering disapa Tuan Guru Bajang (TGB) menuliskan permohonan maaf kepada korban bencana gempa atas penanganan yang belum merata.

Hal ini seperti yang dilansir TribunWow pada unggahan TGB di laman Instagram @tuangurubajang, Senin (6/8/2018).

Dalam unggahan terbarunya itu, TGB memperlihatkan beberapa foto dirinya saat meninjau para korban gempa di pengungsian.

TGB menuliskan permohonan maaf melalui keterangan gambar yang menyertai unggahannya.

Ia menjelaskan segala keterbatasan membuat penanganan musibah gempa NTB belum bisa menjangkau seluruh wilayah dan korban terdampak secara optimal dan merata.

Sebanyak 98 Orang Meninggal Dunia Akibat Gempa 7 SR di NTB, Belum Semua Daerah Terjangkau Tim SAR

Namun, Gubernur NTB 2 periode ini menuturkan, dirinya bersama seluruh jajaran pemda yang terdampak, TNI, Polri, BPBD, Badan SAR, tim medis, relawan-relawan dan juga seluruh unsur masyarakat NTB akan terus berusaha untuk mempercepat rehabilitasi, evakuasi, pemulihan hingga memulai rekonstruksi fisik dan non-fisik.

TGB juga berharap bantuan moral, materiil dan doa yang diberikan seluruh rakyat Indonesia dapat memberi energi dan semangat untuk terus bekerja menanggulangi musibah ini secepat dan sebaik mungkin.

"Mohon maaf sebesar-besarnya jika segala keterbatasan membuat penanganan musibah gempa NTB belum bisa menjangkau seluruh wilayah dan korban terdampak secara optimal dan merata. . .

Namun kami bersama seluruh jajaran pemda2 terdampak, TNI, Polri, BPBD, Badan SAR, tim medis, relawan2 dan juga seluruh unsur masyarakat NTB terus berikhtiar semaksimal mungkin untuk mempercepat rehabilitasi, evakuasi, pemulihan hingga memulai rekonstruksi fisik dan non-fisik. . .

Semoga bantuan moral, materiil dan khususnya doa dari seluruh rakyat Indonesia menyuntikkan energi dan semangat untuk terus bekerja menanggulangi musibah ini secepat dan sebaik mungkin. . .

Kami percaya dan selalu berprasangka baik kepada Allah SWT yang selalu melindungi dan memberikan kekuatan, ketabahan dan kesabaran dalam menjalaninya. Aamiin.

#tuangurubajangofficial
#ikhtiarbersama #memulihkan #menyelamatkan #nusatenggarabarat #lombok #tegar #kuat #tabah #sabar #percaya #selalupositif #khuznuzon #pasrahkepadaallah #terusberupaya #rehabilitasi #rekonstruksi #pemulihantrauma #pemulihanluka," tulis @tuangurubajang.

Gempa Lombok, Ucapan Duka Datang dari Para Tokoh Nasional

Seperti yang diberitakan sebelumnya, gempa berkekuatan 7 skala richter mengguncang Nusa Tenggara Barat, Minggu (5/8/2018).

Hingga Senin (6/8/2018) sore, tercatat sebanyak 98 orang meninggal dunia, 236 orang luka-luka, ribuan rumah rusak, dan pengungsi mencapai ribuan jiwa yang tersebar di berbagai lokasi.

Banyaknya pengungsi yang tersebar ini menjadikan penanganan korban gempa belum merata.

Selain itu, penanganan korban gempa juga terkendala beberapa hal, seperti terbatasnya alat berat, luasnya daerah yang terdampak, listrik padam di Lombok Utara dan Lombok Timur, saluran komunikasi yang terputus, hingga rusaknya jembatan penghubung di beberapa lokasi.

(TribunWow.com/Ananda Putri Octaviani)

Ikuti kami di
Penulis: Ananda Putri Octaviani
Editor: Wulan Kurnia Putri
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved