JJ Rizal Ingatkan Pesan Soekarno yang Rela Hancur daripada Harus Perang Saudara
Sejarawan JJ Rizal menuliskan cuitan mengenai pesan Presiden pertama Indonesia, Ir. Soekarno terkait menjaga keutuhan bangsa.
Penulis: Wahyu Ardianti
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Sejarawan JJ Rizal menuliskan cuitan mengenai pesan yang pernah disampaikan Presiden Pertama Indonesia, Ir Soekarno, terkait menjaga keutuhan bangsa.
Dilansir TribunWow.com, melalui akun Twitter, @JJRizal, yang ia tulis, pada Sabtu (4/8/2018).
Dalam cuitan tersebut, JJ Rizal mengutip qoutes Soekarno yang tidak pernah mengangkat tangan untuk memukul seekor nyamuk.
"Aku tak pernah mengangkat tangan untuk memukul mati seekor njamuk," Sukarno.
• Dahnil Anzar: Tidak Mungkin Jokowi Mengajak Pendukungnya untuk Berkelahi
Selang beberapa menit, JJ Rizal kembali menuliskan cuitannya yang kembali mengutip quotes Soekarno.
Soekarno menyebutkan bahwa ia rela hancur daripada berperang dengan saudara sendiri.
JJ Rizal lantas menceritakan bahwa quotes Soekarno tersebut ia ucapkan ketika kekuasaannya berada di ambang batas.
"'Lebih baik saya yang robek dan hancur daripada bangsa saya harus perang saudara,' ini pesan Sukarno untuk menjauhi kekerasan bahkan saat kekuasaannya di ambang kehancuran dan ia diusir dari istana," tulisnya.
• Sindir Sekjen PDIP, Ratna Sarumpaet: Dia Paham Nawa Cita saja Enggak
Sebelumnya, beberapa tokoh menanggapi soal persatuan dan kesatuan lantaran ramainya pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyatakan siap berkelahi.
Pidato atau arahan Jokowi tersebut disampaikan dalam acara rapat umum relawan di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, pada Sabtu (4/8/2018).
Diberitakan Kompas.com, dalam pidato arahannya, Jokowi meminta relawan tidak takut jika mendapat serangan dari para lawan politik.
• Lowongan Kerja BUMN, Telkom dan Bank BTN Butuh Pegawai Baru, Simak Syarat dan Ketentuannya
"Jangan bangun permusuhan, jangan membangun ujaran kebencian, jangan membangun fitnah fitnah, tidak usah suka mencela, tidak usah suka menjelekkan orang. Tapi, kalau diajak berantem juga berani," kata Jokowi.
Meski demikian, Jokowi meminta agar para relawannya tidak mengajak 'berkelahi' terlebih dahulu.
"Tapi jangan ngajak (berantem) loh. Saya bilang tadi, tolong digarisbawahi. Jangan ngajak. Kalau diajak, tidak boleh takut," imbuh Jokowi. (TribunWow.com/Woro Seto)