Terkait Insiden Neno Warisman, Mardani Ali Sera: Tetap Terus Fokus Sosialisasi 2019 Ganti Presiden
Dua insiden menyerang penggagas dan relawan tagar 2019 ganti presiden, Mardani Ali Sera dan Neno Warisman.
Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Wulan Kurnia Putri
TRIBUNWOW.COM - Dua insiden menyerang penggagas dan relawan tagar 2019 Ganti Presiden, Mardani Ali Sera dan Neno Warisman.
Terkait hal tersebut, penggiat sosial media sekaligus Director Centre for Strategic and Policy Studies (CSPC), Prijanto Rabbani memberikan komentar yang ia tulis melalui Twitter-nya, @Prijantorabbani, Sabtu (21/7/2018).
Ia menyayangkan kejadian tersebut karena merasa kontestasi pemilihan presiden 2019 diwarnai perilaku teror.
"Sungguh disayangkan...
Kontestasi #Pilpres2019 diwarnai oleh perilaku teror kepada penggerak gerakan #2019GantiPresiden
@MardaniAliSera dan Neno Warisman," tulis Prijanto.
Tweet tersebut pun mendapatkan balasan dari Mardani Ali Sera.
Mardani mengatakan jika dirinya akan tetap fokus untuk sosialisasi tagar 2019 ganti presiden dengan damai, santun dan edukasi kepada seluruh masyarakat.
"Hasbunallah Wani’mal Wakil Ni’mal Maula Wani’man Nasir"
Cukuplah ALLAH sebagai penolong kami, dan ALLAH adalah sebaik-baik pelindung.
Tetap terus fokus sosialiasi #2019GantiPresiden dengan damai, santun dan edukasi keseluruh masyarakat," jawab Mardani.
• Mobil Neno Warisman Dibakar, Sejumlah Tokoh Angkat Bicara, hingga Kaitkan dengan 2019 Ganti Presiden
Diberitakan sebelumnya, Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera memberi penjelasan mengenai insiden bom molotov yang dilempar ke rumahnya pada Kamis (19/7/2018) dini hari.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, CCTV yang terpasang di sekitar rumah Mardani Ali Sera tak merekam aksi pelemparan bom molotov.
"Sejauh ini belum ada. (CCTV di sekitar rumah Mardani) tidak merekam ya, tidak record," ujar Argo, di Mapolda Metro Jaya, Jumat (20/7/2018).
Ia mengatakan, rekaman CCTV yang mengarah ke lokasi ditemukannya bom molotov sangat diperlukan untuk mengungkap pelaku pelemparannya.
"Kami masih memastikan lagi apakah ada CCTV (lainnya) di sekitar TKP," ujar Argo.
• Pengangkatan Ali Ngabalin, Teddy Gusnaidi: Yang Mempermasalahkan adalah Orang-orang Iri dan Dengki
Selain memeriksa CCTV, polisi juga akan memeriksa sidik jari yang tertempel di botol kaca yang dimodifikasi menjadi bom molotov, yang dilempar ke rumah Mardani.
"Kemudian juga kami akan cek sidik jari, apakah bisa ditemukan dalam botol itu. Botol masih utuh ya di sana," sebut dia.
Polda Metro Jaya bersama Polres Bekasi masih menyelidiki dan mengumpulkan bukti untuk mengungkap kasus ini.
Sejumlah saksi, termasuk satpam rumah dan tetangga Mardani, telah diperiksa polisi.
• TGB Ingin Bertemu SBY, Cipta Panca: Terus Saja Main Drama untuk Mengangkat Citra
Sementara itu, mobil Neno Warisman juga dikabarkan telah dibakar orang tak dikenal.
Neno Warisman mendapati mobilnya dibakar saat diparkir di depan rumahnya, di kawasan Cimanggis, Depok, Jawa Barat.
Kejadian tersebut pun juga diungkapkan para tokoh politik yang mengunggah foto mobil Neno Warisman, Sabtu (21/7/2018).
Tampak mobil yang berwana hitam itu mengalami kerusakan paling parah di bagian depan dan kaca mobil.
Kap mobil pun terbuka dan mesin yang ada di dalamnya terlihat gosong.
Bahkan beberapa bagian telah meleleh dan terlihat bekas lelehan yang menempel di ban.
Dalam foto, bagian mobil di belakang tidak diperlihatkan kerusakannya. (TribunWow.com/Tiffany Marantika)