Jatuh dari Pesawat, Anjing Ini Bertahan Hidup Selama 6 Hari di Gurun Atacama
Seekor Anjing berhasil bertahan selama 6 hari di Gurun Atacama, Chili, setelah dikabarkan terjatuh dari pesawat.
Penulis: Ananda Putri Octaviani
Editor: Fachri Sakti Nugroho
TRIBUNWOW.COM - Seekor Anjing berhasil bertahan selama enam hari di Gurun Atacama, Chili, setelah dikabarkan terjatuh dari pesawat.
Dilansir TribunWow dari odditycentral.com, Gaspar sang anjing ajaib baru-baru ini diselamatkan dan dipersatukan kembali dengan pemiliknya setelah terjatuh dari pesawat terbang dan berkeliaran di Gurun Atacama selama 6 hari.
Bertahan di Gurun Atacame yang keras selama hampir satu minggu adalah tantangan bagi setiap manusia.
Apalagi bagi seekor anjing berjenis dachsund yang jatuh dari pesawat ini.
• Ngobrol soal Acara Alay Bareng Boy Wiliam, Deddy Corbuzier: Itu Tak Salah, tapi Tak Mendidik
Jadi tidak mengherankan jika Gaspar yang berusia 2 tahun itu dijuluki 'anjing ajaib' karena berhasil keluar hidup-hidup dari gurun terkering di dunia.
Petualangan Gaspar dimulai pada 29 Juni 2018.
Pemilik Gaspar saat itu sedang bepergian dari Santiago de Chile ke Iquique, sebuah kota di Chile utara.
Pemilik anjing, Janis Cavieres, telah melakukan perjalanan ke sana beberapa hari sebelumnya menaiki bus.
Saat itu ia meminta temannya Ligia Gallardo untuk membawa Gaspar dan bergabung dengannya di Iquique melalui penerbangan internal.
Sesuai protokol, anjing berjenis dachsund harus ditempatkan di pengangkut hewan peliharaan dan melakukan perjalanan di ruang kargo pesawat.
Namun, saat mendarat, Ligia yang pergi untuk mengambil Gaspar diberitahu petugas bandara bahwa ada kecelakaan dan mereka telah kehilangan anjing tersebut.
Tidak ada yang tahu persis apa yang terjadi, tetapi para petugas menduga kandang Gaspar terjatuh saat pesawat mendarat.
• Deretan 18 Nama Artis yang Nyaleg dari Partai Nasdem, Ada Olla Ramlan hingga Manohara
Diperkirakan setelah kandangnya terjatuh, pintu kandang terbuka sehingga anjing itu secara tidak sengaja terlepas.
Kemudian, ketika kargo terus terbuka, Gaspar yang ketakutan dan kehilangan arah melompat keluar dan langsung menuju Gurun Atacama yang dekat dari bandara.
Setelah mendengar berita dari temannya, Janis Cavieres mengunggah informasi hilangnya sang anjing ke media sosial agar dapat menemukan Gaspar.
Maskapai dan unit tentara setempat juga terlibat dalam pencarian.
Meski sudah mencari di padang pasir selama beberapa kali, Gaspar tidak juga ditemukan.
Hingga akhirnya, setelah enam hari pencarian, anjing ajaib berusia dua tahun itu berhasil ditemukan dan dia sekarang sudah kembali ke tangan pemiliknya.
“Dia kotor, stres dan kurang gizi. Dia hilang selama enam hari dan kehilangan banyak berat badan,” ujar Paola Bravo, dokter hewan yang memeriksa Gaspar kepada wartawan Chili.
Meski kehilangan berat badan, Gaspar sekarang terlihat jauh lebih baik.
Berat badannya sudah mulai bertambah.
Maskapai ini telah mengidentifikasi kasus hilangnya Gaspar dan sedang melakukan penyelidikan internal untuk menentukan apakah insiden itu disebabkan oleh kesalahan manusia atau bukan. (TribunWow.com/Ananda Putri Octaviani)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/gaspar_20180717_143329.jpg)