Pilpres 2019
Teddy Gusnaidi: Kalau Gue Jadi SBY, Lebih Baik Engggak Dukung Siapa-siapa, Daripada Malu
Dewan Pakar PKPI, Teddy Gusnaidi menganalisis pilihan koalisi Partai Demokrat.
Penulis: Wahyu Ardianti
Editor: Astini Mega Sari
TRIBUNWOW.COM - Dewan Pakar PKPI, Teddy Gusnaidi menganalisis pilihan koalisi Partai Demokrat.
Hal tersebut ia sampaikan melalui akun Twitter @TeddyGusnaidi pada Minggu (15/7/2018).
Teddy menganalisis bahwa Demokrat akan bergabung ke koalisi Joko Widodo (Jokowi).
Kemudian, ia menyarankan agar Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) lebih baik tidak mendukung kubu mana pun.
• Guntur Romli Sindir Anies Baswedan karena Resmikan Gardu Listrik, Pihak MRT Jakarta Angkat Bicara
"Benerkan lagi kan gue...
Alasan ini akan dipakai @PDemokrat untuk beralih mendukung Jokowi. Gue udah bilang, kalau gue jadi @SBYudhoyono, lebih baik gue gak dukung siapa-siapa daripada malu seumur-umur karena akhirnya bergabung dengan barisan Jokowi," tulisnya.

Poros ketiga
Wakil Ketua Umum Demokrat Syarief Hasan mengatakan bahwa melihat kondisi sekarang ini, sebaiknya terdapat poros ketiga dalam pemilihan presiden dan wakil presiden.
"Bagus, kalau ada poros ketiga," ujar Syarief di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, (10/7/2018) seperti yang dilansir dari Tribunnews.com.
Pernyataan Syarief tersebut merespon pengakuan Presiden PKS Sohibul Iman yang pernah mengusulkan pembentukan poros ketiga ke Partai Demokrat.
Menurut Syarief peluang pembentukan poros ke tiga saat ini masih ada. Dalam rapat majelis tinggi Demokrat Senin kemarin, ada tiga opsi yang dibahas, salah satunya pembentukan poros ketiga.
• Kepala Staf Kepresidenan Angkat Bicara terkait Sosok Cawapres Jokowi
"Masih terdapat opsi itu (poros ketiga). Tetapi kan kita lagi mengevaluasi mana probabilitasnya yang tinggi, mana yang tidak," katanya.
Menurut Syarief dengan adanya tiga poros dalam Pilpres maka proses demokrasi akan lebih baik.
Rakyat mendapat banyak pilihan dalam menentukan calon pemimpinnya.
"Ya lebih bagus kan 3 calon, rakyat lebih leluasa memilih yang terbaik," katanya.