Breaking News:

PSI Jatim Siapkan Kaus 'Tahanan KPK' untuk Caleg Koruptor, Dedek Prayudi: Kami Jijik Sekali Korupsi

Juru Bicara bidang Kepemudaan, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dedek Prayudi memberikan komentar terkait korupsi melalui aku Twitter-nya, @Uki23.

Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Fachri Sakti Nugroho
(KOMPAS.com/Achmad Faizal)
Ketua PSI Jatim menunjukkan kaos Tahanan KPK 

TRIBUNWOW.COM - Juru Bicara bidang Kepemudaan, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dedek Prayudi memberikan komentar terkait korupsi melalui aku Twitter-nya, @Uki23, Senin (16/7/2018).

Ia mengatakan jika PSI sangat jijik akan korupsi.

Bahkan ia mengatakan jika koruptor adalah 'bedebah'.

Selain itu, ia mentautkan berita yang mengatakan jika PSI telah menyiapkan atribut khusus untuk kadernya yang terlibat korupsi dan tertangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ikut Pemilu Legislatif 2019 atau Tidak? Inilah Keputusan Fahri Hamzah

"Bagian dari komitmen kami yang jijik sekali korupsi dan koruptor bedebah!," tulis Dedek Prayudi.

Fahri Hamzah: Saya Tidak akan Pindah, PKS Harus Diselamatkan

Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, berita tersebut berisikan PSI Jawa Timur telah memberikan imbauan agar calon legislatif (caleg) nya tidak terlibat kasus korupsi.

Partai baru ini bahkan sudah menyiapkan atribut khusus untuk kadernya yang terlibat korupsi dan tertangkap KPK.

Atribut tersebut berupa kaus berkerah berwarna orange yang dilengkapi tulisan di bagian belakangnya "Tahanan KPK".

"Kami akan menjadi pihak pertama yang memakaikan kaus ini kepada kader yang terlibat korupsi," kata Ketua DPW PSI Jatim Shobikin Amin, Senin (16/7/2018).

Anti-korupsi, kata dia, adalah syarat wajib calon anggota legislatif dari PSI di Jatim, selain anti-intoleransi.

"Korupsi menjadi hal yang sangat diharamkan di PSI. Anti-korupsi syarat wajib bagi seluruh caleg PSI di mana pun," ujarnya.

Tiga Tokoh Disebut sebagai Kandidat Cawapres, Jokowi: Masuk, Masuk

Korupsi anggota legislatif, menurutnya, dipengaruhi banyak faktor, salah satunya adalah untuk menutup modal finansial yang dikeluarkan saat dia maju sebagai caleg.

Karena itu, menurut dia, mendaftar calon legislatif melalui PSI sama sekali tidak dipungut biaya.

"Bahkan, untuk penomoran caleg saja kami undi. Tidak pakai membayar untuk mendapatkan nomor cantik," ujarnya.

Untuk kursi DPRD Jatim, dia menyebut ada 60 lebih calon anggota legislatif yang mendaftar, 57 di antaranya sudah mengembalikan formulir.

Dari jumlah itu, dia yakin tidak akan semuanya mendapatkan nomor di masing-masing daerah pemilihan karena ketatnya persaingan saat proses seleksi. (TribunWow.com/Tiffany Marantika)

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Partai Solidaritas Indonesia (PSI)Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)Dedek PrayudiTwitter
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved