Breaking News:

Bahas Freeport, Jokowi: 3,5 Tahun Kita Usahakan, Negosiasi Tidak Mudah

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menuliskan pernyataannya saol pembelian Freeport 51 persen.

Penulis: Wahyu Ardianti
Editor: Wulan Kurnia Putri
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Jokowi 

TRIBUNWOW.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menuliskan pernyataannya saol pembelian saham Freeport 51 persen.

Dilansir TribunWow.com, melalui akun Instagram @jokowi yang ia unggah pada Juamt (13/7/2018), Presiden Jokowi menyatakan selama 50 tahun, Indonesia hanya memiliki saham 9,36 persen di perusahaan Freeport.

Kini, Indonesia membeli Freeport dengan nilai saham 51,2 persen.

Jokowi mengaku bahwa proses negoisasi tidak mudah.

Dan hasil dari kerja pemerintah saat ini, Jokowi berharap agar kedepan Indonesia memiliki pemasukan yang lebih besar dari pajak dan bisa dinikmati oleh semua rakyat.

"Hampir 50 tahun Freeport Indonesia mengelola tambang di Papua, selama itu pula porsi kepemilikan Indonesia hanya mencapai 9,36 persen.

Kini, holding industri pertambangan kita, PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero), atau Inalum, telah mencapai kesepakatan awal dengan Freeport McMoRan untuk meningkatkan kepemilikan kita di PT Freeport Indonesia menjadi 51,2 persen. Alhamdulillah.

Inilah yang selama 3,5 tahun kita usahakan. Negosiasi yang tidak mudah.

Dan ini jelas sebuah lompatan.

Kita harapkan nantinya akan mendapatkan pemasukan yang lebih besar dari pajak, dari royaltinya, dari dividen, dari retribusinya sehingga nilai tambah dari komoditas tambang yang ada di sana bisa dinikmati oleh kita semua.

Kepentingan nasional harus tetap dinomorsatukan," tulisnya.

Dana melalui 11 bank pinjaman

Dilansir dari Kontan.co.id, pemerintah diwakili oleh Holding Industri Pertambangan yakni PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) akan membeli divestasi 51% saham PT Freeport Indonesia (PTFI) seharga US$ 3,85 miliar dengan dana pinjaman dari 11 bank.

Direktur Utama Inalum Budi Gunadi Sadikin mengatakan, dana untuk pengambilan divestasi saham 51% merupakan pinjaman sindikasi 11 bank baik nasional maupun asing.

Dari dana 3,8 miliar dolar AS itu sebanyak 3,5 miliar dolar AS akan digunakan untuk membeli saham Rio Tinto di PTFI.

Sisanya sebanyak 350 juta dolar AS untuk membeli saham Indocopper di PTFI. (TribunWow.com/Woro Seto)

Sumber: TribunWow.com
Tags:
GoogleInternetKentutPresiden JokowiFreeportPapua
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved