Tolak RUU Pertanggungjawaban Atas APBN Tahun Anggaran 2017, Gerindra Kirim Pesan ke Sri Mulyani

Partai Gerindra menyatakan jika pihaknya menolak dan tidak menyetujui Rancangan Undang-undang (RUU) tentang Pertanggungjawaban Atas Pelaksanaan APBN

Tolak RUU Pertanggungjawaban Atas APBN Tahun Anggaran 2017, Gerindra Kirim Pesan ke Sri Mulyani
ist/Tribunnews
Partai Gerindra 

TRIBUNWOW.COM - Partai Gerindra menyatakan jika pihaknya menolak dan tidak menyetujui Rancangan Undang-undang (RUU) tentang Pertanggungjawaban Atas Pelaksanaan APBN Tahun Anggaran 2017 menjadi Undang-undang.

Dilansir TribunWow.com, hal tersebut mereka informasikan melalui akun Twitter resmi @Gerindra pasa Selasa (10/7/2018).

Gerindra pun kemudian memaparkan sejumlah alasan terkait keputusan tersebut serta rekomendasikan untuk pemerintah.

Tak hanya itu, Gerindra juga mengirimkan pesan berisi catatan perekonomian Indonesia saat ini kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Berikut pernyataan lengkap dari Partai Gerindra.

"1. Berikut berikut rekomendasi Fraksi Partai Gerindra di @DPR_RI terkait Rancangan Undang - Undang Tentang Pertanggungjawaban Atas Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2017. @KemenkeuRI

2. Pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga saat ini belum memberi perbaikan signifikan pada masalah ketimpangan ekonomi, yang terlihat dari Indeks Gini yang masih berada di angka 0,391.

4. Berdasarkan realisasi Pendapatan dan Belanja tersebut, terdapat defisit anggaran sebesar Rp340,9 triliun atau sebesar 2,51 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB), ..

4a. dan defisit transaksi berjalan dalam perdagangan international selama enam tahun berturut-turut adalah dua defisit yang mengakibatkan Indonesia sangat tergantung kepada pinjaman valuta asing dan investasi asing. @jokowi @KemenkeuRI

5. Hal tersebut menempatkan Ketahanan Ekonomi Nasional sangat rentan, perihal ini menunjukkan bahwa skema pendapatan dan kebijakan pengendalian belanja belum mampu menghadirkan postur APBN yang lebih kredibel. Implikasinya adalah posisi keseimbangan primer yang tetap negatif.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Lailatun Niqmah
Editor: Wulan Kurnia Putri
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved