Beberkan tentang Demokrasi, Fahri Hamzah: Konsep Dasar Gagal Dipahami Termasuk Pejabat Tinggi Negara

Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah membeberkan penjelasannya terkait ide-ide demokrasi melalui akun Twitternya.

Beberkan tentang Demokrasi, Fahri Hamzah: Konsep Dasar Gagal Dipahami Termasuk Pejabat Tinggi Negara
Tribunnews
Fahri Hamzah 

Dalam kerangka itu, dengan perspektif itu saya juga menolak kewenangan “penyesuaian harga” BBM oleh pemerintah tanpa kewenangan UU. Paling tidak preaiden harus berani keluarkan Perpu swbab kelak Perpu akan melalui persetujuan DPR juga. Kalau sekarang ini ngawur.

Dolar Capai Rp 14.425, Sejumlah Ekonom Angkat Bicara

Padahal menaikkan harga BBM adalah peristiwa merampas hak2 rakyat berupa subsidi. Maka subsidi jangan dirampas begitu saja dong. Enak aja. Itulah demokrasi. Hak2 warga megara tidak mudah dirampas. Termasuk mantan narapidana.

Narapidana itu manusia. Bukan setelah dihukum lalu kemanusiaannya berkurang. Tidak. Bahkan dalam konsep “pemasyarakatan yang benar, orang itu tambah baik”. Sebab ia tidak saja bertaubat sepwrti konsep agama tapi menjalani hukuman. Terkadang lama.

Maka dalam perspektif demokrasi tidak ada dendam. Dalam agama, hukum itu dipercaya sebagai milik Tuhan. Bukan milik manusia. Sebab manusia sama saja. Tidak ada yg punya hak membuat hukum kecuali dalam delegasi perwakilan rakyat. Demikianlah Vox populi Vox dei.

Demikianlah sekedar catatan tentang demokrasi. Ide yang sedang kita geluti tapi terasa rumit. Masih banyak yg ingin saya sampaikan. Lain kali. Tks," jelas Fahri Hamzah.

(TribunWow.com/Rekarinta Vintoko)

Ikuti kami di
Penulis: Rekarinta Vintoko
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved