Piala Dunia 2018
Media Argentina Sebut Lionel Messi 'Menghilang' dan 'Tak Melakukan Apapun' pada Laga Kontra Kroasia
Kekalahan Argentina pada laga kontra Kroasia pada babak penyisihan grup D menyisakan duka bagi seluruh warga Argentina
Penulis: Maria Novena Cahyaning Tyas
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
TRIBUNWOW.COM - Kekalahan Argentina pada laga kontra Kroasia pada babak penyisihan grup D menyisakan duka bagi seluruh warga Argentina, dilansir TribunWow dari SkySport.
Kroasia berhasil mempermalukan Argentina dengan skor 3-0.
Gol pertama dicetak oleh Ante Rebic, setelah blunder yang dilakukan oleh kiper Argentina, Willy Caballero.
Sepuluh menit sebelum laga berakhir, Luka Modric makin memperkokoh posisi Kroasia dengan tendangan jarak jauhnya.
• Demi Saksikan Negaranya di Piala Dunia, 3 Suporter Swiss Kendarai Traktor hingga Sejauh 2.000 Km
Gol terakhir dicetak oleh Ivan Rakitic beberapa menit sebelum peluit panjang dibunyikan.
Pada laga sebelumnya, Argentina juga gagal memetik hasil positif, setelah hanya bermain imbang melawan Islandia.
Gagal memenangkan dua laga pembuka Piala Dunia ini menjadi yang pertama semenjak tahun 1974.
Akibatnya, posisi Argentina kini berada di ujung tanduk.
• Diego Simeone Kecam Messi dan Berbalik Memuji Cristiano Ronaldo Pasca Kekalahan Argentina
Argentina berada pada posisi dua dari bawah, satu tingkat di atas Nigeria.
Padahal empat tahun yang lalu, mereka berhasil masuk ke final meskipun dikalahkan Jerman dengan skor 1-0.
Melihat hal ini, hampir semua media cetak Argentina ramai-ramai melontarkan kritikan pedas kepada seluruh staf dan pemain Timnas Argentina.
Beberapa media menyebut pemain Argentina 'bermain tanpa jiwa' dan 'rusak'.
• Usai Kalah dari Kroasia Pemain Argentina Adakan Rapat untuk Lengserkan Jorge Sampaoli?
Tak hanya itu, mereka juga menyebut sang mega bintang Lionel Messi 'menghilang' dan 'tak melakukan apapun'.
Menurut beberapa media tersebut, hanya keajaibanlah yang bisa membuat Argentina tak tersingkir di fase grup Piala Dunia 2018 ini. (TribunWow.com/Maria Novena Cahyaning Tyas)