Piala Dunia 2018
FIFA Sebut Fans Meksiko Sering Lakukan Pelanggaran Selama Piala Dunia 2018
FIFA telah melakukan penyelidikan atas teriakan yang bersifat homofobia yang dilakukan fans Meksiko selama pertandingan Meksiko dan Jerman.
Penulis: Rekarinta Vintoko
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - FIFA telah melakukan penyelidikan atas kasus diskriminasi soal teriakan yang bersifat homofobia yang dilakukan oleh fans Meksiko selama pertandingan Meksiko dan Jerman pada hari Minggu (17/6/2018).
Tindakan disiplin ini akan dilakukan FIFA terhadap Federasi Sepakbola Meksiko (FMF) setelah ribuan pendukung negara itu berulang kali berteriak "puto" - kata Spanyol untuk 'pelacur laki-laki' - selama pertandingan di Stadion Luzhniki itu.
Seperti dilansir TribunWow.com dari laman Telegraph.co.uk, teriakan ini nampaknya ditujukan kepada kiper timnas Jerman, Manuel Neuer saat menjalani pertandingan di laga Grup F tersebut.
• Jadwal Piala Dunia, Rusia Vs Mesir Pukul 01.00 WIB di Trans Tv: Tim Tuan Rumah Siap Hentikan Salah
Pelecehan adalah masalah pertama di dalam Piala Dunia, bahkan FIFA akan menggunakan 'proses tiga langkah' untuk menangani kefanatikan dari bangku tribun itu.
Langkah pertama yakni melibatkan wasit untuk menghentikan permainan sehingga peringatan dapat dikeluarkan melalui publik.
Jika diabaikan, langkah kedua kemudian pertandingan yang ditunda dan langkah terakhir akan menghentikan pertandingan.
Ulah fans Meksiko memang sering merepotkan, di mana FMF sering mendapatkan denda atas ulah pendukung mereka - namun sejauh ini belum pernah mendapatkan sanksi laga usiran.
• Harry Kane Lampaui Pencapaian Wayne Rooney di Piala Dunia
Padahal Federasi Sepak Bola Amerika Latin lainnya sering mendapatkan sanksi tersebut atas perilaku homofobia pendukung mereka.
FIFA mulai melancarkan aksi melawan teriakan 'puto' setelah dikecam gagal mengambil tindakan atas hal ini selama Piala Dunia Brasil 2014.
• Paul Pogba: dari Pemain Termahal, Aku Menjadi Pemain Paling Banyak Kritik di Dunia
Selama kualifikasi Piala Dunia Rusia 2018, FIFA telah menghukum teriakan bersifat homofobia ini sebanyak 56 kali.
Meksiko tercatat paling banyak melanggar dengan 12 kasus, lalu Chile 10 kasus, Argentina 6 dan Brasil serta Honduras masing-masing sebanyak 5 kasus.
Semua kasus teriakan bersifat homofobia ini ditindak menggunakan Artikel 67, menyangkut 'kata-kata menghina' yang tidak memiliki jumlah besaran hukuman yang pasti.
Kepala Footbal Against Racism in Europe (FARE), Piara Powar yang membantu FIFA mengelola sistem pemantauan anti-diskriminasi, mengatakan bahwa pihaknya akan menawarkan perlindungan bagi penggemar-pengemar yang mengalami masalah rasialisme maupun masalah sosial lainnya selama menyaksikan Piala Dunia. (TribunWow.com/Rekarinta Vintoko)
• Dicemooh di Piala Dunia 2018, David de Gea Sukses Jadi Kiper dengan Gaji Termahal di Dunia
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/pendukung-timnas-meksiko_20180619_171556.jpg)