Ditanya Berapa Bayaran Ceramahnya, Ustaz Muhammad Cholil Nafis Blak-blakan Beri Jawaban
Ketua Komisi Dakwah MUI Pusat, Muhammad Cholil Nafis menjawab pertanyaan netizen soal ongkos mengundangnya.
Penulis: Woro Seto
Editor: Woro Seto
TRIBUNWOW.COM - Ketua Komisi Dakwah MUI Pusat, Muhammad Cholil Nafis menjawab pertanyaan netizen soal ongkos mengundangnya.
Dilansir TribunWow.com, melalui akun Twitter @cholilnafis, yang ia tulis pada Jumat (8/6/2018).
Mulanya, ia menyebar percakapan whatsApp pribadinya dengan seseorang.
Seseorang yang tidak diketahui namanya itu menanyakan durasi ceramah ustaz Muhammad Cholil Nafis saat diundang di sebuah staisun televisi.
• Mengapa Tokoh Ingin Dekat dengan Penguasa? Amien Rais Beri Perumpamaan Tukang Sihir
Tanpa menutupi, ustaz Muhammad Cholil Nafis mejawab bahw ia akan berceramah di sebuah televisi swasta selama 7-8 menit.
Setelah itu, seseorang yang tidak diketahui namanya itu menanyakan kembali soal bayarannya.
Tanpa ragu, ustaz Muhammad Cholil Nafis memebalas pesan bahwa jika mengundangnya tidak perlu membayar, melainkan hanya membayar ongkos dari rumah ke lokasi ceramah.
• Akun yang Menuding Dirinya Berselingkuh dengan Ahok Mendadak Hilang, Grace Natalie Geram
Tak hanya mengunggah screenshoot percakapan whatApp, ustaz Muhammad Cholil Nafis menuliskan cuitan:
"gmn klo ustadz ditanya tarifnya ya? Ustadz itu tak perlu dan tak boleh pasang harga. Klo dikasih ya diterima klo tak dikasih ya kebangetan hehe.," tulisnya.
Netizen yang melihat cuitan tersebut lantas memberikan komentar:
@PujoJati: Leres Pak Yai. Tak boleh mematok tarif, tapi si pengundang harus memuliakan yg d undang, terlebih yg d undang adalah 'alim. Menghargai ilmu dan orang berilmu.
• Pernyataan Retno Marsudi Usai Indonesia Terpilih Menjadi Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB
@AchmadPausie: Setuju pak kyai @cholilnafis .....ini salah satu contoh kyai masa kini yg uswatun hasanah.
Saluttt.....semoga saya diberi umur panjang n bisa sowan ke pak kyai. (TribunWow.com/Woro Seto)
• Isu Perselingkuhan Grace Natalie dengan Ahok, Suryo Prabowo: Dua-duanya Hanya Ingin Beken