Najib Razak Curhat soal Perlakuan Polisi yang Menzalimi Dirinya dan Keluarga

Untuk pertama kali mantan PM Malaysia, Najib Razak muncul setelah kekalahan partainya dan mulai curhat mengenai kasusunya

Najib Razak Curhat soal Perlakuan Polisi yang Menzalimi Dirinya dan Keluarga
malaysiaoutlook.com
Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak 

TRIBUNWOW.COM - Untuk pertama kali mantan PM Malaysia, Najib Razak muncul setelah kekalahan partainya pada Minggu (20/5/2018).

Dikutip Kabar Siang, TV One, Najib Razak curhat mengenai perlakuan polisi kepadanya di depan para pendukungnya pada Minggu malam.

Najib mengemukakan kekecewaan atas kekalahan partainya serta perlakuan aparat hukum yang menggeledah kediamannya selama tiga hari terakhir.

Najib Razak Seusai Kekalahan Partainya
Najib Razak Seusai Kekalahan Partainya (KOMPAS.COM)

Ia mempertanyakan profesionalisme aparat polisi.

Fadli Zon Singgung Revolusi, Rustam: Apa Anda Sebagai Wakil Rakyat Anjurkan Pemerintahan Diktator?

"Sampai tempat tinggal anak saya pun digeledah," kata Najib.

Bahkan barang miliki cucunya yang masih beberapa bulan pun ikut diambil aparat kepolisian.

Faizal Assegaf: Fahri Stop Menipu Semua Fakta Akan Saya Adukan ke Polri, Sampai Ketemu di Pengadilan

"Hadiah perkawinan anak saya pun diambil," tambah Najib.

Ia menyangkal berbagai tuduhan korupsi yang dilayangkan kepadanya.

Dilansir Kompas.com, Komisi Anti Korupsi Malaysia (MACC) dilaporkan akan memanggil Najib Razak yang mengklaim menemukan bukti korupsi.

Najib dipanggil untuk dimintai keterangan terkait tuduhan korupsi yang dialamatkan kepadanya dalam skandal 1Malaysia Development Berhad (1MDB).

"Dia (Najib) bakal datang Selasa (22/5/2018) untuk ditanya soal anak perusahaan 1MDB, SRC International," kata penyidik anonim tersebut.

Detik-detik Rem Truk Blong dan Tabrak Sepeda Motor di Bumiayu Brebes Terekam Kamera CCTV

MACC mengklaim menemukan bukti terdapat aliran dana sebesar 10,6 juta dolar Amerika Serikat (AS), sekitar Rp 150 miliar, dari SRC ke rekening yang diduga milik Najib.

Kasus 1MDB tersebut mencuat ketika Wall Street Journal memublikasikan dokumen yang menunjukkan Najib menerima dana 681 juta dolar AS, atau Rp 9,5 triliun ke rekening pribadinya.

Mantan PM yang berkuasa selama dua periode tersebut bersikeras bahwa uang itu merupakan donasi dari salah seorang anggota Kerajaan Arab Saudi. (Tribunwow/ Tiffany Marantika)

Ikuti kami di
Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved