Bom di Surabaya

Imbas Bom Bunuh Diri 3 Gereja di Surabaya, Anak Sekolah Diliburkan

bom meledak di 3 gereja membuat Pemerintah Kota Surabaya memutuskan untuk meliburkan anak-anak sekolah demi tujuan keamanan.

Imbas Bom Bunuh Diri 3 Gereja di Surabaya, Anak Sekolah Diliburkan
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Ledakan bom di Surabaya 

TRIBUNWOW.COM - Tiga ledakan bom terjadi di Kota Surabaya pada hari yang bersamaan, Minggu (13/5/2018).

Dilansir TribunWow dari Kompas.com, ledakan pertama terjadi di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela di Ngagel, Gubeng, Surabaya, pada pukul 07.30 WIB.

Sedangkan bom kedua meledak di Gereja GKI Jalan Diponegoro.

Keamanan Diperketat, Polisi Sergap Dua Orang Mencurigakan

Disusul bom ketiga di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya, Sawahan di Jalan Arjuno.

Situasi yang tidak aman itu, membuat Pemerintah Kota Surabaya memutuskan untuk meliburkan anak-anak sekolah demi tujuan keamanan.

Mengingat pula salah satu korbannya adalah siswa Surabaya.

Akhirnya pada Senin (14/5/2018), para pelajar mulai PAUD sampai SMP melakukan kegiatan belajar di rumah masing-masing. 

"Sehubungan dengan adanya musibah yang terjadi pada hari Minggu, 13 Mei 2018, dimana salah satu korbannya adalah siswa Surabaya, maka pada hari Senin tanggal 14 Mei 2018 kegiatan belajar mengajar dilaksanakan di rumah bagi PELAJAR JENJANG PAUD-SMP ." seperti tertulis pada akun instagram Dinas Pendidikan Surabaya.

Dinas Pendidikan Surabaya juga menyarankan kepala sekolah dan masing-masing orang tua mengawasi keberadaan putra-putrinya.

Kebijakan tersebut mendapat reaksi positif dari siswa dan orang tua.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: vikri zahara
Editor: vikri zahara
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved