Apa Itu Nifsu Sya'ban?
Tahun 1439 Hijriah ini, Nisfu Sya’ban jatuh pada Senin (30/4/2018) malam atau malam Selasa. Lalu apa itu Nisfu Sya'ban?
Penulis: Dian Naren
Editor: Dian Naren
TRIBUNWOW.COM - Tahun 1439 Hijriah ini, Nisfu Sya’ban jatuh pada Senin (30/4/2018) malam atau malam Selasa.
Lalu apa itu Nisfu Sya'ban?
Nisfu Sya'ban adalah peringatan pada tanggal 15 bulan kedelapan (Sya'ban) dari kalender Islam.
Disebut di dalam hadist, Allah SWT memberi keampunan kepada hamba-hambanya pada malam tersebut.
"Allah melihat kepada hamba-hambanya pada malam Nisfu Sya'ban, maka dia ampuni hamba-hambanya kecuali musyrik (orang yang syirik) dan yang bermusuh (orang yang membenci)"
• Malam Nisfu Syaban Tiba, Ini Hukum Bagi yang Merayakan
Nisfu Sya'ban juga memiliki berbagai nama lain seperti:
- Lailat al-Baraa (Arab: ليلة البراءة, Malam Pengampunan Dosa)
- Lailat al-Du'a (Arab: ليلة الدعاء, Malam Berdoa)
-Nim Sha'ban di Afghanistan dan Iran
-Nisf Sha'ban (Arab: نصف شعبان, Pertengahan Sya'ban) di negara-negara berbahasa Arab
-Nisfu Sya'ban di negara-negara berbahsa Melayu
-Shab e Baraat di India, Pakistan, dan Bangladesh, berarti Malam Pengampunan Dosa
-Berat Kandili di Turki
-Wulan Ruwah di Jawa, yang berarti bulan arwah digunakan untuk mengirim do'a kepada para leluhur agar mendapat pengampunan dosa.
• Nadirsyah Hosen Teringat Penyesalannya di Setiap Malam Nisfu Syaban
Anjuran yang dilakukan pada malam ini adalah untuk memperbanyak amalan.
Setidaknya terdapat tiga amalan sunah yang bisa dilakukan di malam Nisfu Sya'ban.
Tiga amalan tersebut disarikan dari kitab Madza fi Sya’ban karya Sayyid Muhammad Alawi Al-Maliki.
Amalan yang pertama adalah memperbanyak doa, seperti apa yang dianjurkan dari hadits riwayat Bakar bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda,
ينزل الله إلى السماء الدنيا ليلة النصف من شعبان فيغفر لكل شيء، إلا لرجل مشرك أو رجل في قلبه شحناء
Artinya, “(Rahmat) Allah SWT turun ke bumi pada malam nisfu Sya’ban. Dia akan mengampuni segala sesuatu kecuali dosa musyrik dan orang yang di dalam hatinya tersimpan kebencian (kemunafikan),” (HR Al-Baihaqi).
Amalan ke-dua adalah membaca dua kalimat syahadat sebanyak-banyaknya, Sayyid Muhammad bin Alawi mengatakan,
وينبغي للمسلم أن يغتنم الأوقات المباركة والأزمنة الفاضلة، وخصوصا شهر شعبان وليلة النصف منه، بالاستكثار فيها من الاشتغال بكلمة الشهادة "لا إله إلا الله محمد رسول الله".
Artinya, “Seyogyanya seorang muslim mengisi waktu yang penuh berkah dan keutamaan dengan memperbanyak membaca dua kalimat syahadat, La Ilaha Illallah Muhammad Rasululullah, khususnya bulan Sya’ban dan malam pertengahannya.”
Amalan ke-tiga adalah memperbanyak istighfar pada malam Nisfu Sya'ban, Sayyid Muhammad bin Alawi menjelaskan,
الاستغفار من أعظم وأولى ما ينبغي على المسلم الحريص أن يشتغل به في الأزمنة الفاضلة التي منها: شعبان وليلة النصف، وهو من أسباب تيسير الرزق، ودلت على فضله نصوص الكتاب، وأحاديث سيد الأحباب صلى الله عليه وسلم، وفيه تكفير للذنوب وتفريج للكروب، وإذهاب للهموم ودفع للغموم
Artinya, “Istighfar merupakan amalan utama yang harus dibiasakan orang Islam, terutama pada waktu yang memiliki keutamaan, seperti Sya’ban dan malam pertengahannya. Istighfar dapat memudahkan rezeki, sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an dan hadits. Pada bulan Sya’ban pula dosa diampuni, kesulitan dimudahkan, dan kesedihan dihilangkan. (TribunWow/Dian Naren)
• Nisfu Syaban Jatuh pada 30 April, Ustaz Abdul Somad: Allah Ampuni Semua Dosa, Kecuali Dua Orang Ini