Breaking News:

Bank Dunia Bantah Terbitkan Data Tanah yang Disebut Hanafi Rais, Ruhut Sitompul: Bapak & Anak Sama

Ruhut Sitompul menuliskan cuitannya yang menyindir Hanafi Rais lantaran bank dunia membantah ucapannya soal kepemilikan tanah Indonesia.

Penulis: Dian Naren
Editor: Dian Naren

TRIBUNWOW.COM - Ruhut Sitompul menuliskan cuitannya yang menyindir Hanafi Rais lantaran bank dunia membantah ucapannya soal kepemilikan tanah Indonesia.

Dilansir Tribunwow.com dari akun @ruhutsitompul dirinya menuliskan:

Buah Mengkudu "Jatuhnya tidak Jauh dari Batangnya, Begitu juga antara Bapak & Anaknya sama2 Bohong karena Bank Dunia tegas mengatakan Tidak Pernah Mengeluarkan Data" sekali lagi Aku Saluuuuuuut sama Pak Jend AD Kopassus Pur dengan Peringatannya kepada Do'i" MERDEKA.

BACA  Sekjen PKS Mardani Ali Sera Canangkan Gerakan 2019 Ganti Presiden: Sah, Legal dan Konstitusional

Diketahui, Hanafi Rais mendukung ucapan ayahnya yang menyebut wilayah tanah Indonesia 74 persen dikuasai sekelompok orang.

"74 Persen tanah negara dikuasai segelintir orang itu itu adalah laporan bank dunia tahun 2015. Itu kan ada datanya, jangan dibantah," kata Hanafi.

Hanafi juga mengatakan kritik yang disampaikan oleh Amien Rais soal pembagian sertifikat tanah yang dilakukan Jokowi sangat rasional.

Politisi PAN tersebut juga mengatakan apa yang disampaikan Amien Rais soal tanah merujuk pada data Bank Dunia.

Dirinya juga menepis anggapan pernyataan Amien Rais sebagai 'asbun (asal bunyi)'.

Menurut Hanafi, Amien pasti bicara dengan data, tidak asal bunyi.

Namun, kini beredar pengakuan Bank Dunia yang membantah pernah mengeluarkan laporan mengenai status penguasaan lahan di Indonesia yang disebut Hanafi Rais.

BACA  Abraham Samad Dikabarkan Siap Maju Pilpres 2019, Fahri Hamzah Beri Bukti Jejak Digital pada 2014

Diketahui, Ketua Majelis Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais kembali mengkritik Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Amien Rais menyebut jika program bagi-bagi sertifikat yang dilakukan Jokowi merupakan suatu pembohongan (pengibulan).

"Ini pengibulan, waspada bagi-bagi sertifikat, bagi tanah sekian hektar, tetapi ketika 74 persen negeri ini dimiliki kelompok tertentu seolah dibiarkan. Ini apa-apaan?" kata Amien saat menjadi pembicara dalam diskusi 'Bandung Informal Meeting' yang digelar di Hotel Savoy Homman, Jalan Asia Afrika, Bandung, Minggu (18/3/2018).

Menurut Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Kepala Badan Pertahanan Nasional Sofyan Djalil menyebutkan jika Amien tidak mempunyai data terkait tudingan tersebut.

Dirinya juga membantah perihak mayoritas 74 persen lahan di Indonesia dikuasai oleh asing. (TribunWow/Dian Naren)

Tags:
Ruhut SitompulHanafi RaisAmien Rais
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved