Seorang Pelajar Bunuh Diri setelah Dipermalukan Gurunya Karena Tunggakan Biaya Sekolah
Seorang pelajar berusia 18 tahun mengakhiri hidupnya setelah dipermalukan oleh gurunya sendiri.
Penulis: Hestin Nurindah Lestari
Editor: Hestin Nurindah Lestari
TRIBUNWOW.COM - Seorang pelajar berusia 18 tahun mengakhiri hidupnya setelah dipermalukan oleh gurunya sendiri.
Dilansir TribunWow.com dari Viral4real, kejadian tersebut terjadi di Cagayan, Filipina.
Guru itu mempermalukan muridnya itu di depan kelas dengan mengatakan bahwa sang murid tidak akan lulus karena tunggakan biaya sekolahnya.
POPULER: Pengakuan Anggota MCA di Mata Najwa: MCA Asli Tidak Ada Unsur Politik, Hanya Meluruskan Saja
Pelajar yang tengah duduk di bangku senior SMA itu bernama Ronnel Sergia.
Sebelum mengakhiri hidupnya, Ronnel mengirim pesan terakhir.
Dalam pesannya, Ronnel mengatakan bahwa dia akan sangat sakit hati karena dia tidak bisa lulus tahun ini.
"Guru itu mempermalukan anakku di depan kelasnya. Dia mengatakan bahwa anakku tidak akan lulus SMA karena tagihan sekolah yang belum terbayar lunas," kata ibu Ronnel.
Guru yang dikonfirmasi identitasnya bernama Mark Anthony Cabison itu menolak untuk diwawancarai.
Guru itu juga tidak mengeluarkan pendapat apapun mengenai insiden itu.
Sekolah yang ditempati Ronnel juga menolak membicarakan kejadian tersebut.
POPULER: Monyet di Kebun Binatang China Ini Viral karena Memiliki Wajah yang Mirip Seperti Manusia
BACA JUGA: Awalnya Berniat Menolong, Pria Ini Justru Dipaksa Menikah di KUA oleh Wanita yang Ditolongnya
Pihak berwenang setempat masih berusaha menyelidiki kasus kematian Ronnel.
Ibu Ronnel mengaku bahwa putranya telah mengingatkan tagihan sekolah yang belum dibayar sepulang sekolah pada 14 Maret lalu.
"Saya berjanji padanya bahwa saya akan berbicara pada gurua dan membayarnya nanti," ujar Ibu Ronnel.
Namun, tak lama setelah itu, sang ibu menemukan Ronnel gantung diri di dapur rumah. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/ilustrasi-gantung-diri_20171226_160919.jpg)