Tak Tahan Disebut 'Penyihir', Wanita Ini Lakukan Operasi Pemotongan Rahang, Kini Cantik Banget!
Seorang wanitayang memiliki kelainan rahang, tak tahan disebut 'penyihir' terus menerus.
Penulis: Ekarista Rahmawati Putri
Editor: Ekarista Rahmawati Putri
TRIBUNWOW.COM - Seorang wanitayang memiliki kelainan rahang tak tahan disebut 'penyihir' terus menerus.
Karena bullyan yang terus diterimanya Lauren Whitt harus menyelesaikan SMAnya secara online.
Namun kini wanita 20 tahun ini telah mendapatkan kembali kepercayaan dirinya setelah menjalani operasi perbaikan rahangnya.
Selain mendapat bullyan, kelainan bentuk rahang menyebabkan dagu lebar dan membuatnya sulit untuk makan, bernapas dan berbicara.
"Saya tidak bisa menjalani hidup seperti itu lagi. Itu membuat saya menderita, " katanya dilansir TribunWow dari Dailymail.
BACA: Fotonya Bareng Aurel Dihujat Tanpa Busana, Ashanty Langsung Matikan Kolom Komentar
"Saya menunggu sampai saya dewasa untuk menjalani operasi karena saya tidak ingin mengalami sesuatu yang menyakitkan seperti yang kualami saat kecil," ungkapnya.
"Saya tidak bisa menggigit dengan benar sejak saya masih kecil. Saya merasakan sakit di rahang saya setiap hari," tambahnya.

"Saya mengalami kesulitan bernafas dan terus bertambah parah. Bahkan saya tidak bisa bernapas tanpa membuka mulut saya," ucap Whiit.
"Terapis mengatakan kepada saya bahwa cadelku tidak dapat diperbaiki melalui terapi bicara. Namun setelah operasi saya perhatikan itu mulai hilang,"katanya.

"Saya diintimidasi secara brutal selama bertahun-tahun karena penampilan saya, jadi operasi ini mengembalikan kepercayaan diriku," katanya.
Sebelum menjalani prosedur operasi, Miss Whitt harus memakai kawat gigi (Invisalig) selama sembilan bulan sehingga giginya akan lurus.
Dengan cacat rahangnya, kawat gigi yang dipasang itu jelas menyebabkannya sakit dan menderita.
'Invisalign menyebabkan lebih banyak rasa sakit dan membuat hampir tidak mungkin saya mengunyah. Saya kehilangan delapan pound dan sebelum operasi, dan saya sudah kurus," katanya.
BACA JUGA: Tajir Melintir, Kamar Anak Inul Daratista Menjadi Sorotan!
Karena kelainan bentuk rahangnya, ahli bedah menghabiskan sembilan jam untuk operasi.
Padahal biasanya hanya memakan waktu sekitar empat jam.
"Dokter bedah saya mengatakan kepada saya bahwa rahang bawah saya adalah yang paling parah yang pernah dia lihat. Dia mengatakan bahwa ini adalah salah satu operasi paling rumit dalam karirnya." katanya.

Karena komplikasi dari operasi, proses pemulihan Whitt bahkan lebih sulit daripada rata-rata pasien.
Setelah pencangkokan tulang gagal dan menyebabkan infeksi, dia harus melakukan operasi ulang.
Bagian lain dari pencangkokan tulang kemudian retak, yang menyebabkan dia melakukan operasi ketiga.
Bahkan giginya juga mati akibat kerusakan pada saraf.
Whitt harus memotong gusinya agar gigi itu bisa diperbaiki dari dalam.
"Saya mengalami pemulihan yang cukup sulit. Aku terbangun dengan bengkak dan rasa sakit "
"Karena komplikasi saya, pemulihan saya sepuluh kali lebih buruk dari seharusnya."
Setelah hanya makan makanan cair selama enam minggu, Whitt perlahan-lahan mulai makan makanan padat.
Makanan cair menyebabkannya bobotnya turun menjadi 51 kg (kurang 9kg dari berat badannya yang normal dan sehat).

Whitt kini memotong makanan kesukaannya menjadi potongan-potongan kecil, termasuk pizza dan hamburger saat makan.
Ia berharap bisa menggigit makanannya secara normal tanpa harus memotongnya kecil-kecil.
BACA: Resmi Menikah, Bripda Ismi Curhat Tempat Kebanjiran hingga Dibilang Mirip Krisdayanti
'Ini akan menjadi sangat keren saat saya akhirnya bisa makan burger lagi tanpa memotongnya," katanya
Meskipun dia mengaku prosedur operasi tersebut sebagai pengalaman paling mengerikan yang dia alami namun dia pikir dia memang harus melakukannya.
"Ini adalah pengalaman saya yang paling mengerikan dan paling berharga sejauh ini. Namun siapa pun yang memiliki kelainan harus melakukannya karena bisa mengubah hidup," ungkapnya. (TribunWow.com/Ekarista R.P)