Fakta Mengejutkan Penimbunan Gas di Bangka hingga Warga Banting-banting Tabung Gas Lantaran Hal Ini
Satpol PP Kabupaten Bangka menertibkan penyaluran gas elpiji tiga kilogram, Selasa (6/2/2018). Penyaluran gas elpiji tiga kilogram dilakukan di ...
Editor: Dian Naren
TRIBUNWOW.COM - Satpol PP Kabupaten Bangka menertibkan penyaluran gas elpiji tiga kilogram, Selasa (6/2/2018).
Penyaluran gas elpiji tiga kilogram dilakukan di SPBU Parit Padang Sungailiat.
Sejak pagi, puluhan warga sudah antre sembari menenteng tabung gas tiga kilogram.
Dilansir Tribunwow.com dari Bangka Pos Selasa (6/2/2018), mereka beramai-ramai ingin membeli gas bersubsidi tersebut.
Namun pihak SPBU hanya membatasi jumlah gas yang dijual sebanyak 20 tabung.
Hal ini membuat warga kecewa.
BACA Soal Banjir Jakarta 2018, Anies Baswedan Akan Evaluasi Apa yang Terjadi
Bahkan beberapa warga ada yang hingga membanting tabung gasnya karena tidak kebagian.
Seorang pedagang sayur masak yang marah langsung membanting tabung gas miliknya karena tidak kebagian gas.
"Kami ni pedagang kecil bagilah gas ni. Ku lah becari sekaput, dari tadi antrian dak dapat. Kami begadang bukan nek cari kayo. Lihat lah gara-gara antri ni jualan ge dak laku," teriak ibu pedagang ini karena kecewa tidak mendapatkan gas.
Hal yang senada juga diungkapkan oleh Yanti.
Yanti merupakan warga Jalan Ahmad Yani Sungailiat.
Dirinya mengatakan sudah berkeliling hingga 15 toko untuk mencari gas, namun tidak mendapatkannya.
"Ku lah becari di 15 toko dakde sikok aben sampai ke Air Ruay dak dapat gas, gayel. Sampai di SPBU ni juga dak dapat gas," keluhnya.
BACA Seorang Pria Mengaku Operasi Plastik di Korea, Netter: Ambyar
Keluhan juga disampaikan oleh Andi, pedagang warung pempek.
Andi yang kala itu sembari menggendong anaknya yang masih balita menggunakan kain, tangannya menenteng dua tabung gas.
Namun dia kecewa tidak dapat gas. "Ku biase beli gas di SPBU sinilah petugasnya lah tahu. Sebulan butuh delapan tabung untuk jualan pempek,"ungkap Andi.
Andi mengatakan kekecewaannya mendapat gas membuatnya kesulitan untuk memasak.
Penimbunan Stok Gas Elpiji
Tim Satpol PP menemukan stok gas yang sebelumnya sang pemilik toko menyatakan persediannya sudah habis.
Satpol PP menemukan tumpukan gas di ruang tamu tak jauh dari toko.
Stok gas tersebut masih dalam keadaan utuh dan tersegel.
Namun, Alex mengatakan bahwa tabung gas itu hanua sebuah titipan.
Tabung gas tersebut sudah punya warga yang menitipkan tabung dan sudah membayar.
BACA Dikabarkan Sebagai Pria Idaman Istri Orang, Mbah Mijan Bilang Billy Syahputra Kena Pelet Jenis Ini
Sehingga Alex mengaku sengaja untuk menyisihkan tabung gas untuk warga yang sudah menitipkan tabung gas.
"Ini punya warga yang sudah menitipkan tabung pak. Mereka tinggal mengambil saja. Mereka sudah membayar," ungkap Alex.
Mendengar kabar tersebut, Kabid Satpol PP Kabupaten Bangka Akhmad Suherman meminta agar tidak ada penimbunan gas.
Akhmad juga menekankan penimbunan merupakan tindak pidana yang sanksinya bisa disegel.
"Ini merupakan gas subsidi ada uang negara disini jadi jangan ada penimbunan gas," tegas Suherman.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/tabung-gas_20180206_140124.jpg)