Gadis Muda Ini Meninggal usai Tenaga Medis Sebut Ia hanya Sakit Flu dan Tidak Membutuhkan Perawatan
Seorang gadis berusia enam tahun, Emily Muth, meninggal karena influenza.
Penulis: Natalia Bulan Retno Palupi
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
TRIBUNWOW.COM - Cuaca yang tak menentu membuat kita mudah terkena flu.
Dilansir TribunWow.com dari Elite Readers pada Senin (5/2/2018), virus flu bisa menjadi lebih buruk pada orang-orang yang berisiko mengalami komplikasi seperti wanita hamil, bayi, anak-anak, dan lansia.
Seorang gadis berusia enam tahun, Emily Muth, meninggal karena influenza.
Ia menjadi satu dari sekian banyak orang lain yang telah menderita komplikasi akibat penyakit tersebut.
Yang menyedihkan adalah, saat itu sang ibu, Rhonda Muth, sempat memanggil ambulans karena Emiliy mengalami kesulitan bernafas.
Saat itu petugas medis mengatakan bahwa kesulitan bernapas yang dialami Emily tersebut hanyalah gejala umum flu biasa.
Bahkan mereka juga menyebutkan bahwa Emily tidak membutuhkan perawatan lebih lanjut.
BACA: Pasangan Ini Menghindari Teman dan Keluarga selama 10 Bulan, saat Kembali Semua Orang Syok
Namun, beberapa saat kemudian, Emily sempat berhenti bernapas.
Petugas medis datang untuk kedua kalinya namun sudah terlambat.
"Hati saya hancur, bagaimana itu bisa terjadi? Maksudku, dia sempat terlihat baik-baik saja, ia hanya demam dan sedikit pucat," kata sang ibu.
Emily jatuh sakit sejak tanggal 16 Januari 2018 dan dikirim ke perawatan mendesak untuk konsultasi.
Dokter pun memberinya obat Tamifly dan disarankan untuk tetap terhidrasi.
Pada tanggal 19 Januari, kondisi Emily sudah membaik.
Saat itulah, sang ibu memanggil petugas medis dan diberitahu bahwa Emily tidak memerlukan intervensi medis lebih lanjut.
"Dia mengatakan kepada kami bahwa sudah bisa membawanya pulang. Mereka adalah petugas medisnya, saya percaya apa yang mereka katakan dan mereka bilang anak saya baik-baik saja," tambah Rhonda.
Kematian Emily terjadi setelah Centers for Disease Control and Prevention (CDC) melapokran bahwa ada 30 anak di Amerika Serikat yang meninggal akibat flu sejak tanggak 16 Oktober 2017 dan 13 Januari 2018.
Flu yang berpotensi fatal sebagaian disebabkan oleh virus yang menyebabkan gejala lebih parah terutama pada anak-anak.
VIRAL: Kena Sindiran Yunarto Karena Cuitan Twitternya, Balasan Fahri Hamzah: Pejabat Itu Hidup di Aquarium
Orang muda dan orangtua berisiko tinggi mengalami gejala serius yang sebagian besar mematikan jika tidak diobati. (*)