Niat dan Tata Cara Salat Gerhana Bulan, Baik Berjamaah atau Sendirian

Berikut ini tata cara dan niat dari salat gerhana bulan, dilakukan baik berjamaah ataupun sendirian.

Niat dan Tata Cara Salat Gerhana Bulan, Baik Berjamaah atau Sendirian
NET
Ilustrasi 

TRIBUNWOW.COM - Indonesia akan mengalami gerhana bulan total, pada Rabu (31/1/2018).

Puncak gerhana bulan ini akan terjadi pada pukul 20.29 WIB.

Dalam peristiwa alam yang langka ini, masyarakat tak hanya bisa menyaksikan gerhana bulan total saja.

Masyarakat juga bisa menyaksikan cahaya bintang yang lebih terang dari biasanya di langit.

VIRAL!: Anaknya Jadi Korban, Zaskia Adya Mecca Jelaskan Cara Bedakan Vaksin Asli dan Palsu

Saat terjadi gerhana bulan seperti ini, umat Muslim dianjurkan untuk melakukan salat gerhana.

Salat yang dilaksanakn bolah dijalankan berjamaah ataupun sendirian.

Bagi yang berjamaah maka akan ada khotbah, sedangkan tanpa khotbah bagi yang melaksanakan sendirian.

Dilansir dari NU.co.id, berikut ini adalah niat dan tata cara sholat gerhana secara berjamaah ataupun sendirian.

Sebelum shalat ada baiknya imam atau jamaah melafalkan niat terlebih dahulu sebagai berikut:

أُصَلِّي سُنَّةَ الخُسُوفِ رَكْعَتَيْنِ إِمَامً/مَأمُومًا لله تَعَالَى

Ushallî sunnatal khusûf rak‘ataini imâman/makmûman lillâhi ta‘âlâ

BACA JUGA: Christian Sugiono Pernah Beri Kejutan Manis Untuk Titi di Bioskop, Banyak Bunga-bunga Bertebaran

Artinya, “Saya shalat sunah gerhana bulan dua rakaat sebagai imam/makmum karena Allah SWT.”

Sendirian

أُصَلِّي سُنَّةَ الخُسُوفِ رَكْعَتَيْنِ لله تَعَالَى

Ushallî sunnatal khusûf rak‘ataini lillâhi ta‘âlâ.

Artinya, “Saya shalat sunah gerhana bulan dua rakaat karena Allah SWT.”

Adapun tata caranya adalah sebagai berikut:

1. Mengucapkan niat di dalam hati bersamaan dengan takbiratul ihram.

2. Baca taawudz dan Surat Al-Fatihah.

BACA JUGA: Daftar 10 Nama Calon Penerima Sepatu Emas: Edinson Cavani Memimpin, Cristiano Ronaldo Malah Tak Ada!

3. Membaca Surat Al-Baqarah atau surat lainnya yang dibaca keras oleh imam.

4. Rukuk, disunahkan lamanya seperti waktu membaca surat yang panjang sambil membaca tasbih.

5. Itidal, bukan baca doa i’tidal, Al Fatihah dan surat yang disunahkan lebih pendek dari sebelumnya.

6. Rukuk dengan membaca tasbih, disunahkan waktunya lebih cepat atau pendek dari rukuk sebelumnya.

7. Itidal, membaca doa i’tidal.

8. Sujud dengan membaca tasbih yang lama atau panjangnya seperti rukuk pertama.

BACA JUGA: Rinni Wulandari Terkejut Dapat Surprise Baby Shower dari Sahabat-sahabatnya, Netizen Iri!

9. Duduk di antara dua sujud

10. Sujud kedua dengan membaca tasbih lama dan panjangnya seperti rukuk kedua.

11. Duduk istirahat atau duduk sejenak sebelum bangkit untuk mengerjakan rakaat kedua.

12. Bangkit dari duduk, lalu mengerjakan rakaat kedua dengan gerakan yang sama dengan rakaat pertama.

13. Dalam rakaat kedua ini, dianjurkan untuk membaca surat An Nisa dan Al Maidah.

13. Salam.

POPULER: Salah Upload Video, Arsenal Tak Sengaja Bongkar Rahasia Transfer Pierre-Emerick Aubameyang!

14. Imam atau khotib yang sudah ditunjuk memberikan khutbah setelah salat gerhana bulan. (TribunWow.com/Bima Sandria)

Ikuti kami di
Penulis: Bima Sandria Argasona
Editor: Bima Sandria Argasona
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved