Aplikasi Line Akan Luncurkan Layanan Perdagangan Mata Uang Virtual
Aplikasi pesan terbesar Jepang, Line mengatakan bahwa pihaknya meluncurkan layanan keuangan untuk memungkinkan pengguna menukar dan memperdagangkan ..
Penulis: Dian Naren
Editor: Dian Naren
TRIBUNWOW.COM - Aplikasi pesan terbesar Jepang, Line mengatakan bahwa pihaknya meluncurkan layanan keuangan untuk memungkinkan pengguna menukar dan memperdagangkan mata uang virtual, Rabu (31/1/2018).
Line mengatakan bisnis barunya akan menyediakan berbagai layanan keuangan, termasuk tempat bertukar dan bertransaksi mata uang virtual, pinjaman, dan asuransi.
Dilansir Tribunwow.com dari The Jakarta Post, Transaksi akan dilakukan di dalam aplikasi perpesanan, yang sudah mencakup sistem pembayaran seluler.
Line memiliki kehadiran yang relatif kecil di AS dan Eropa, namun sangat populer di Jepang dan beberapa negara lain di Asia, di mana kripto diare seperti bitcoin banyak diperdagangkan.
BACA Bikin Tercengang, Berikut Potret-potret Menakjubkan Fenomena Super Moon di Berbagai Belahan Dunia
Line mengatakan telah memulai proses pendaftaran bisnis mata uang virtualnya yang baru dengan Japan Financial Services Agency, yang mengatur pertukaran kriptocurrency di negara ini.
Sahamnya naik pada pengumuman, ditutup naik 2,57 persen.
Pengumuman tersebut menyusul pencurian kriptocurrency senilai $ 530 juta minggu lalu dari pertukaran mata uang virtual Jepang Coincheck.
Kerugian tersebut bahkan melebihi $ 480 juta yang dicuri pada tahun 2014 dari pertukaran mata uang virtual Jepang lainnya, MtGox.
Pemerintah Jepang telah menampar Coincheck dengan perintah administratif, dan pemerintah di seluruh wilayah dan secara lebih jauh telah mulai memperketat peraturan tentang perdagangan mata uang virtual.
BACA 5 Penyanyi Ini Sempat Gagal di Indonesian Idol, Lihat Penampilan Mereka Waktu Audisi & Sekarang
Tapi kriptokokus tetap sangat menarik bagi investor, terutama di Jepang di mana suku bunga ultra-rendah telah meninggalkan beberapa pilihan bagus untuk pengembalian uang tunai.
Line diluncurkan pada tahun 2011 setelah tragedi tsunami Jepang menghancurkan infrastruktur telecoms.
Ini menggabungkan fitur dari Facebook, Skype dan WhatsApp dengan game dan layanan pembayaran mobile. (Tribunwow.com/Dian Naren)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/line_20180131_212807.jpg)