Kasus Dokter Menyuntik Pasien yang Sudah Meninggal Diselidiki Polisi, Simak Hasil dan Videonya!
Tersebar video komplain kepada dokter dan perawa di rumah sakit di Sidoarjo yang diduga telah menyuntik pasien yang telah meninggal.
Editor: Fachri Sakti Nugroho
TRIBUNWOW.COM - Belum selesai kasus pelecehan seksual yang dilakukan mantan perawat dan dokter di National Hospital Surabaya, kini permasalahan baru muncul.
Dalam video berdurasi sekitar 03.11 menit yang beredar, pasien disuntik dalam keadaan meninggal dunia.
"Dokter dan perawat itu sudah kami lakukan penyelidikan awal terhadap video yang sudah berkembang di dalam masyarakat, terhadap seorang pasien yang telah meninggal," tegas Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera, Senin (29/1/2018).
Populer: Video! Suami Ngamuk saat Tahu Istrinya Menjadi Korban Pelecehan Seksual oleh Perawat di Rumah Sakit
Pasca video yang beredar di publik itu, Barung menjelaskan, pihaknya (Polda Jatim) melakukan penyelidikan Rumah Sakit berinisial 'S' yang tengah berada di Sidoarjo.
"Tempatnya sudah kami dapatkan, hasilnya di Rumah Sakit 'S' di Sidoarjo, kami juga sudah melakukan penyelidikan terhadap videonya yang viral dan telah dibagi sekitar ribuan kali di masyarakat," sambung Mantan Kabid Humas Polda Sulsel ini.
Dalam video, terdengar suara seorang laki-laki yang mengungkapkan kekecewaannya pada pihak dokter dan perawat yang menangani pasien yang dipanggil dengan nama 'ibu' dalam video tersebut.
Diduga sosok yang dipanggil 'ibu' tersebut merupakan keluarga dari laki-laki pemilik suara dalam video berdurasi sekitar 3 menit itu.
Menyusul kemudian seorang perempuan yang suaranya terdengar sedang emosi berkata-kata dengan nada tinggi terhadap dokter dan perawat di ruangan tersebut.
Populer: Soal Pelecehan Pasien oleh Perawat di RS Surabaya, Hotman Paris: Pemeriksaan Awal Amat Menentukan
Populer: Ternyata Korban Pelecehan Seksual oleh Perawat dalam Kondisi Sadar dan Sempat Ngobrol dengan Pelaku
Barung pun mengatakan, keluarga memang sudah ada yang melakukan laporan ke Kepolisian.
Polda Jatim juga kini sudah melakukan pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket) terhadap hal itu.
Di sisi lain, Barung menuturkan delik-delik laporan itu berisikan adanya pelaporan yang merasa dirugikan dari pihak keluarga pasien terhadap penanganan itu.
Dalam hal tersebut, Polda Jatim pun tengah melakukan penanganan yang tentunya akan berkoordinasi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) untuk melakukan langkah-langkah sesuai dengan penegakan hukum yang akan dilakukan.
"Dalam hal ini kami juga bekerja sama dengan IDI," tutupnya. (*)
Berita in itelah tayang di TribuJatim.com dengan judul: Video Dokter dan Perawat yang Diduga Suntik Jenazah, Polda Jatim Sebut Rumah Sakit Ada di Sidoarjo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/video-viral-keluarga-pasien-labrak-dokter-dan-perawat_20180129_140546.jpg)