Tahun Baru 2018

Warga Unjuk Rasa Menuntut Pembagian Daging Babi untuk Perayaan Akhir Tahun

Rakyat Venezuela yang marah karena kurangnya bahan pangan dan harga-harga yang mahal, berdemonstrasi di ibu kota Caracas, Sabtu (30/1/2017).

Warga Unjuk Rasa Menuntut Pembagian Daging Babi untuk Perayaan Akhir Tahun
Meat At Billy's
Daging babi. 

TRIBUNWOW.COM - Rakyat Venezuela yang marah karena kurangnya bahan pangan dan harga-harga yang mahal, berdemonstrasi di ibu kota Caracas, Sabtu (30/12/2017).

Mereka menuntut jatah pembagian daging babi yang dijanjikan pemerintah untuk merayakan hari libur akhir tahun.

“Sistem politik dan ekonomi negeri ini membunuh kami dengan kelaparan,” kata Juana Medina, seorang demonstran.

Demonstrasi anti-kelaparan yang serupa telah berlangsung di banyak bagian Venezuela sejak minggu lalu.

Populer: 10 Potret Juliette Angela Kontestan Bule Cantik di Indonesian Idol, Impiannya Bikin Salut!

Jatah daging babi itu, yang disebut oleh pemerintah sebagai “Hadiah Natal Kombinasi”, dan dijanjikan oleh Presiden Nicolas Maduro bulan lalu, sampai hari Kamis kemarin belum juga dibagikan kepada sebagian besar dari 30 juta rakyat Venezuela yang miskin.

Presiden Maduro menyalahkan Portugal karena tidak mengirim daging babi, tapi perusahaan agribisnis Portugal Raporal mengatakan telah menahan pengiriman daging babi karena pemerintah Venezuela masih banyak berutang untuk kiriman daging ham yang dikirim tahun lalu.

Menurut Pusat Analisis Sosial Federasi Guru-guru Venezuela, makanan pokok untuk keluarga yang beranggota lima orang mencapai 130 dollar AS tiap bulan.

Tapi karena nilai mata uang bolivar terus anjlok, para pekerja yang dibayar dengan upah minimum hanya mendapat kurang dari empat dollar setiap bulannya. (VOA)

Ikuti kami di
Editor: Mohamad Yoenus
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved