Sadis! Empat Pria WNI Ini Tega Hajar Wanita Lanjut Usia hingga Pendarahan Otak Hebat Demi Uang
Seorang wanita berusia 83 tahun baru-baru ini dirampok dan dipukuli secara parah di Seri Kembangan, Serdang, Malaysia pada 13 Desember 2017 silam.
Penulis: Natalia Bulan Retno Palupi
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
TRIBUNWOW.COM - Seorang wanita berusia 83 tahun baru-baru ini dirampok dan dipukuli secara parah di Seri Kembangan, Serdang, Malaysia pada 13 Desember 2017 silam.
Pemukulan tersebut sangat sadis sehingga korban yang teridentifikasi bernama Tan ini meninggal karena luka-lukanya yang parah.
Melansir dari World of Buzz pada Kamis (21/12/2017), Tan meninggal di rumah sakit pada tanggal 17 Desember 2017 silam.
Perampok tersebut masuk ke dalam rumah dan menggasak di sebuah ruangan.
Mereka menemukan wanita tua ini berada di kamarnya dan kemudian menyerangnya dengan memukulinya bertubi-tubi.
BACA: Bermaksud Bercanda, Dua Siswi SMA Ini Malah Alami Hal yang Serius, Netizen: Bablas!
Perampok tersebut dikabarkan kabur dari tempat kejadian dengan menggondol perhiasan seharga 2 ribu Ringgit Malaysia atau sekitar Rp 6,6 juta.
Diketahui Tan sudah tinggal seorang diri selama lebih dari 10 tahun dan kerabatnya selalu mengunjunginya beberapa hari untuk memeriksanya.
Pada pagi hari setelah perampokan, mereka menemukan Tan dalam kondisi yang mengerikan.

Tan ditemukan dalam keadaan terbaring di lantai dengan genangan darahnya sendiri dan nyaris tak bernapas.
Untuk beberapa alasan, bagian tubuh Tan ada yang tidak mengenakan busana.
Pada awalnya, polisi mengira Tan telah dilecehkan oleh para perampok tersebut.
Namun, pemeriksaan lebih lanjut memastikan bahwa hal tersebut tidak terjadi.
Diketahui, Tan dilarikan ke Rumah Sakit Serdang dan dinyatakan menderita pendarahan internal.
Tak hanya itu, tulang rusuk Tan juga patah dan tubuhnya ditemukan banyak memar.

Tan mengalami koma dan dokter mengatakan kepada keluarganya bahwa diperlukan tindakan operasi untuk menyelamatkannya.
Namun, operasi tersebut cukup berisiko.
Tim dokter mengkhawatirkan usia lanjut yang cukup membuat tubuhnya lemah.
Akhirnya, pihak keluarga pun tidak punya pilihan kecuali memutuskan untuk merelakan Tan dan meninggal pada hari Minggu karena pendarahan otak.
Kepala Kepolisian Serdang, Kepala Inspektur Mohd Rosdi Daud menjelaskan bahwa mereka telah menangkap empat orang pelaku yang berasal dari Indonesia.
Keempat pelaku tersebut ditangkap di hari yang sama setelah peristiwa perampokan tersebut.
BACA JUGA: Merasa Telah Dihina, Trump Ancam Negara Anggota PPB yang Menolak Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel
Setelah kematian Tan, mereka akan diselidiki berdasarkan Undang-undang Malaysia Bagian 302 KUHP atas pembunuhan.
Para tersangka yang berusia 30 tahunan tersebut juga dinyatakan sebagai imigran gelap dan anaknya mengatakan bahwa inilah kali kedua rumah Tan dirampok.
Warga Serdang pun mendesak polisi untuk melakukan patroli lebih sering di daerah tersebut dan untuk memperketat keamanan karena ini bukan kasus pertama yang terjadi. (*)